RABU , 21 NOVEMBER 2018

Film Dokumenter Mahasiswa Unifa Jadi Bahan Perbincangan

Reporter:

Muhammad Iqbal

Editor:

Iskanto

Sabtu , 29 September 2018 12:44
Film Dokumenter Mahasiswa Unifa Jadi Bahan Perbincangan

Puluhan mahasiswa Universitas Fajar (Unifa) mengadakan pemutaran dan diskusi terkait Film Dokumenter sebagai output dari tugas Ferire Dokumentary, di Ballroom Kampus Universitas Fajar Makassar, Jum’at (28/09).

MAKASSAR, RAKYATSULSEL.COM – Puluhan mahasiswa Universitas Fajar (Unifa) mengadakan pemutaran dan diskusi terkait Film Dokumenter sebagai output dari tugas Ferire Dokumentary, di Ballroom Kampus Universitas Fajar Makassar, Jum’at (28/09).

Dalam kegiatan tersebut, terdapat 5 film dokumenter hasil karya mahasiswa yang menjadi bahan diskusi atau bedah film oleh mahasiswa yang berminat mengembangkan bakat perfilman.

Melalui ketua panitia pelaksana, Indra Saputra Hakim menjelaskan, jika pemutaran film dokumenter disertai diskusi dengan mengangkat tema ‘Re-make Reality’ ini menayangkan 5 film hasil karya mahasiswa Universitas Fajar yang meliputi, Cheng hoo, Ganrang Tunrung Tallua, Kajang-cerita dari Tana Toa, Jejak Joki, dan Kalong.

“Kami berharap setelah kegiatan ini, film-film yang telah kami tayangkan dapat ditayangkan kembali di luar sana, tidak hanya berhenti setelah kegiatan dan tugas ini selesai,” ungkapnya, Jum’at (28/09).

Lebih lanjut, Indra menjelaskan, pada segmen diskusi Film Dokumentary ini, juga hadir sebagai moderator Iking Siahsia selaku Praktisi Film & Dosen, dan Rahman Saade selaku pemateri dari Sinematografi Founder Department Films.

“Juga hadir Andreuw Parinussa selaku Director/aktor Fonder Bhamboe Films, serta Indra Saputra Hakim selaku Mahasiswa Unifa dan Crew dari Maros Film Action!,” tambahnya.

Pada kesempatan yang sama, salah seorang peserta, Nur Ihsan Basri mengatakan, hadirnya film-film lokal disertai diskusi atau bedah film ini, dapat menambah wawasan bagi generasi muda dalam berkarya. Khususnya pada dunia perfilman yang mulai tumbuh di tanah air.

“Saya merasa puas dengan diadakannya kegiatan ini, apalagi Pembicara yang dihadirkan orang-orang yang telah berkompeten di bidangnya, serta pada diskusi ini juga membedah tentang film dokumenter. Mulai dari apa itu dokumenter, bagaimana proses pembuatannya, perbedaan antara dokumenter dan fiksi, selain itu juga pembicara memberikan tips tips seputar bagaimana para filmmaker dokumenter ini bisa tetap berkarya walaupun pada umumnya film fiksi lebih diminati kebanyakan penonton,” tutupnya. (*)


div>