KAMIS , 13 DESEMBER 2018

FK UMI Gelar Silaturrahmi dan Pengukuhan Mahasiswa Baru

Reporter:

get_the_user_login

Editor:

Iskanto

Minggu , 02 Desember 2018 21:25
FK UMI Gelar Silaturrahmi dan Pengukuhan Mahasiswa Baru

int

MAKASSAR, RAKYATSULSEL.COM – Sebanyak 232 mahasiswa Fakultas Kedokteran (FK) UMI tahun akademik 2018 gelar malam silaturrahim sekaligus pengukuhan mahasiswa baru. Kegiatan tersebut berlangsung meriah dan penuh dengan canda tawa dari berbagai aksi kreativitas mahasiswa FK UMI angkatan 2018 di Phinisi Hotel Claro, Sabtu (1/11).

Nampak hadir Rektor UMI. Prof. Dr. H Basri Modding, SE MSi, Dekan Fakultas Kedokteran UMI Prof. Dr. H. Syarifuddin Wahid beserta jajaran Pimpinan FK UMI, dosen dan karyawan FK UMI, orang tua mahasiswa FK UMI angkatan 2018, dan Pengurus BEM.

Rektor UMI, Prof. Dr. H Basri Modding setelah mengukuhkan mahasiswa FK UMI Tahun 2018 dalam sambutannya berpesan agar tidak sombong lantaran memiliki predikat dokter. Sebagaimana salah satu ayat dalam Al Quran.

“Artinya janganlah berjalan dimuka bumi dengan sombong, siapa yang ingin dipanjangkan umurnya dan ditambahkan rezkinya dan terhindar bala bencana hendaklah menyambung silaturrahmi,” kata Basri Modding mengutip arti dari ayat Al Quran.

Basri didepan orang tua dan mahasiswa FK UMI banyak berbicara tentang visi dan misi UMI. Sebagai lembaga pendidikan dan dakwah menuju world class university.

“Menempuh pendidikan di UMI kurang lebih 4 tahun dengan pendidikan karakter, anak-anak kita diawali dengan penerimaan pesantren kilat selama tiga hari di Pesantren Darul Mukhlisin UMI Padanglampe. Setelah itu mereka akan mengikuti program pencerahan qalbu selama sebulan untuk pembentukan karakter sebagai insan ulul al bab, ujar alumni Fakultas Ekonomi UMI ini,” terangnya.

Ia menjelaskan, pendidikan di UMI, pertama berorientasi membentuk anak-anak kita dengan karakter moral (iman, taqwa, jujur dan rendah hati). Serta karakter kinerja (tidak mudah menyerah dan tuntas). Lulusan UMI insya Allah tidak hanya memiliki karakter moral tapi juga memiliki karakter kerja. Kedua, UMI melaksanakan pembelajaran yang bermutu dan ketiga UMI menuju world class university.

Tantangan ke depan sangat kompleks. Karena itu selain kecerdasan akademik juga dibutuhkan, social skill, kemampuan berkomunikasi/berinteraksi, memiliki intergritas, jujur dan memiliki kemampuan kerjasama. kedua compleks problem soulving, kemampuan memecahkan masalah asing dalam dunia nyata, karena pengaruh revolusi industri 4.0 dan banyak hal yang terjadi ke depan, kita tidak bisa diprediksi, ujar Basri

Sementara itu, Dekan Fakultas Kedokteran UMI Prof. Dr. Syarifuddin Wahid mengatakan pekerjaan dokter adalah seni, keberhasilan anak-anakku meraih cita-citanya tidak terlepas doa dan restu orang tua tercinta yang mengantar kalian menggapai impian menjadi dokter yang profesional.

Disela-sela acara Wakil Dekan III Dr. Syamsu Rijal mengatakan apresiasi dengan motivasi dan kerja keras mahasiswa angkatan 2018 ini, mereka mampu mendesain kegiatan yang kami juga surprise dengan kelincahan mereka dengan berbagai tampilan kegiatan yang meriah ini. Mereka mahasiswa baru tapi mampu memperlihatkan kreativitas dan kekompakan mereka. Kami salut kerja inovasi dan kreatifitas mereka. (*)


Tag
div>