Kamis, 24 Agustus 2017

FORKI Maros Gelar Seleksi Atlet Untuk Praporda

Minggu , 13 Agustus 2017 11:27
Penulis : Eddy
Editor   :

MAROS — Federasi Olahraga Karate Indonesia (FORKI) Maros menggelar seleksi atlet untuk diboyong mengikuti ajang Praporda September mendatang di Makassar. Sebanyak 43 orang yang berasal dari 22 kelas putra putri ini mengikuti seleksi¬†di SMPN 2 Unggulan Maros, Minggu (13/08).

Seleksi tersebut dilakukan dengan mempertandingkan kelas kumite dan kata beregu putra putri. Para peserta berasal dari seluruh aliran yakni, INKAI (Institute Karatedo Indonesia), KKI (Khusin ryu M Karatedo Indonesia), INKANAS (Institute Karatedo Nasional).

Ketua FORKI Maros, Syahruddin Sehudin mengatakan jika sebelum digelar seleksi, semua peserta seleksi menggelar latihan bersama. “Jadi sebelum seleksi ini, mereka melakukan latihan bersama setiap hari minggu, itu dilakukan sejak 3 bulan terakhir. Setelah itu, mereka dipertandingkan sesuai kelasnya masing-masing” Ujar Syahruddin.

Dari seleksi tersebut lanjut Udin (Sapaan Akrab Syahruddin), maka akan terpilih sekitar 22 orang yang mewakili 22 kelas yang dipertandingkan. “Jadi dari sini kita akan mendapatkan 22 atlet yang akan mewakili Maros di 22 kelas yang akan dipertandingkan, tentu kita berharap adik-adik kita yang terpilih nanti mampu memberi yang terbaik untuk Maros, dan tentu harapan terbesar kita Maros bisa unggul di praporda lalu kemudian menjadi juara di Porda mendatang” Ungkap Udin dengan penuh optimis.

Sejauh ini, atlet karate Maros selalu memperlihatkan tren positif, dua Porda terakhir ini selalu masuk dalam 3 besar perolehan medali. “Jadi atlet kita selalu berada dalam posisi 3 besar perolehan medali pada saat Porda, seperti di Pangkep dan Bantaeng kemarin,” Tutup Udin.

Atlet yang akan mewakili Maros nantinya merupakan atlet baru, karena usia semua atlet yang bermain di porda kemarin sudah tidak memenuhi kriteria, untuk Karate sendiri usia yang dipertandingkan adalah kelahiran 1995 hingga 2000 atau 17 hingga 22 tahun. 

Seleksi atlet ini dihadiri oleh Pelatih Tim Karate Sulsel, dr H Nukman Lahama. Ia mengatakan jika saat ini Maros harus kerja keras untuk bisa lolos di Praporda. “Maros tentu harus kerja keras di Praporda, karena dari sanalah ia mendapat tiket ke Porda. Setelah lolos di Praporda tentu kita berharap agar pelatih bisa maksimal melatih dan tentu kita juga berharap pemerintah kabupaten bisa maksimal mensupport” Singkatnya.

Salah seorang seorang peserta seleksi, Dini Paramita Sari (19) kepada wartawan mengatakan jika dirinya mengikuti seleksi karena ia ingin membawa nama baik Maros di cabang Karate baik di Porda maupun di event lainnya.

“Saya ikut seleksi karena ingin memberikan yang terbaik untuk Maros, saya berharap bisa lolos dan bergabung masuk ke tim Porda Maros.” Ujar Dini yang mengenal karate sejak kelas 3 SD ini, saat ini Dini telah memegang sabuk hitam dan berasal dari aliran Inkai.


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

*