RABU , 12 DESEMBER 2018

Fraksi Gabungan DPRD Pangkep Sebut Kasus OTT Bukti Kinerja Disdik Buruk

Reporter:

Atho

Editor:

Lukman

Rabu , 25 Juli 2018 12:23
Fraksi Gabungan DPRD Pangkep Sebut Kasus OTT Bukti Kinerja Disdik Buruk

Kantor Dinas Pendidikan Kabupaten Pangkep

PANGKEP, RAKYATSULSEL.COM – Fraksi gabungan (PDIP, PAN dan Hanura) di DPRD Pangkep mengkritik kinerja Dinas Pendidikan Pangkep, yang dinilai tidak becus dalam melaksanakan tugas.

Hal tersebut disampaikan Anggota DPRD Pangkep, Nurdin Mappiara saat menyampaikan pandangan umum fraksi saat Rapat Paripurna di Gedung DPRD Pangkep, Rabu (25/07).

Rapat paripurna dengan agenda pemandangan umum fraksi terhadap ranperda pertanggung jawaban pelaksanaan APBD tahun 2017 tersebut menyoroti kasus OTT Pungli Kabid GTK di lingkup Dinas Pendidikan Kabupaten Pangkep.

“Kami minta Dinas Pendidikan serius dalam menjalankaan tupoksi, dan kasus OTT ini jangan dipermainkan, kami harap 100 persen guru yang mengajar di pulau dapat menerima dacil, jangan dibeda bedakan,” ujar Nurdin.

Menanggapi hal tersebut, Kadis Pendidikan Kabupaten Pangkep, Idris Sira mengaku jika penerima tunjangan dacil yang ada, bukan dibeda bedakan, melainkan dari dasar usulan camat dan koordinator dacil di masing-masing kecamatan.

“Lebih bagus kita bicara dengan koordinator dan camatnya, karena dalam menentukan siapa yang akan dibayar saya selalu berkoordinasi dengan camat, lurah dan koordinator. Jadi siapa yang dikasih itu atas usulan mereka,” singkat Idris.

Saat ini pemeriksaan intensif terus dilakukaan polisi, terhadap tersangka H yang terjaring OTT, termasuk memeriksa sejumlah penerima tunjangan. Tidak hanya itu, polisi berencana akan memanggil Kepala Dinas Pendidikan untuk diperiksa, dengan status saksi. (*)


div>