KAMIS , 16 AGUSTUS 2018

Fungsionaris Golkar Sulsel Perkuat Konsistensi Pemilu

Reporter:

Suryadi Maswatu

Editor:

asharabdullah

Senin , 14 Mei 2018 16:00
Fungsionaris Golkar Sulsel Perkuat Konsistensi Pemilu

int

MAKASSAR, RAKYATSULSEL.COM – Workshop dan orientasi fungsionaris DPD Golkar Provinsi Sulsel angkatan ke-III kembali digelar di Hotel Sahid Makassar, Minggu (13/5/2018) kemarin.

Panitia Workshop dan orientasi fungsionaris Golkar Sulsel, Fachrudin Rangga mengatakan, orientasi angkatan ke-III yang dilakukan adalah diikuti oleh peserta yang sebelumnya dinyatakan tidak lolos pada orientasi angkatan ke-I dan ke-II.

“Jadi, yang tidak lolos angkatan I, II. Maka wajib ikut disini, karena mereka ini mencalonkan diri di legislatif harus diberikan pembekalan,” ujarnya.

Kegiatan tahap tiga ini diikuti sekitar 50 lebih. Pada kesempatan ini, Fachrudin menyampaikan pembekalan materi adalah berupa hak yang bersifat urgensi Dlama menghadapi pilkada dan pemilu 2019.

“Itu yang harus mengulang diberikan kesempatan. Tujuanya memperkuat komitmen dan konsisten menghadapi pemilu 2019,” tuturnya.

Sementara itu, mewakili Ketua DPD I Golkar Sulsel, yakni Ketua Harian DPD I Gokar Sulsel, M Roem mengaskan jika kegiatan tersebut tak hanya sekedar untuk pembekalan menjadi caleg akan tetapi menamba pengalaman, dan berguna untuk para caleg.

“Orientasi tak sekedar formalitas saja bagi caleg. Akan tetapi bisa peserta menyerap materi selama pembekalan orientasi berlangsung untuk menamba pengalaman jika kampanye,” ungkapnya.

Lanjut, Ketua DPRD Sulsel dua periode itu menuturkan peminat caleg di Golkar sangat banyak. Kendati demikian, jumlah bakal caleg tingkat I, II masih butuh tambahan.

Lanjut dia, jika orientasi angkatan ke tiga ini masih ada kader fungsionaris partai Golkar belum ikut atau tak lolos dengan alasan rasional. Maka akan diberikan tugas khusus sebagai bentuk. Pekerjaan rumah (PR). Karena Keguatan ini merupakan yang terakhir.

“Jika tidaj ada lagi lolos disini, atau tak hadir maka diberikan penugasan seperti PR makalah 2-3 halaman. Kalau positif narkoba maka diskualifikasi,” tegasnya.

Mantan Bupati Sinjai ini mengimbau kepada fungsionaris Golkar untuk mempersiapkan diri jika kampanye di lapangan dan setelah terpilih tetap dekat dengan masyarkat.

Ditambahkan, setelah mengikuti orientasi maka kader fokus mempersiapkan diri mulai dari sekarang sehingga manfaatnya baik untuk menghadapi pemilu dan Pilkada dengan baik.

“Khusus Pilgub, jika serius curahkan pikiran dan tenaga untuk menggalang pemilih. Maka akan meraih kemenangan. Oleh karena itu jangan menyerah istirahat. Apalagi waktu 40 jari lagi,” pungkasnya. (*)


div>