SENIN , 25 JUNI 2018

Gagal Berangkatkan Jamaah, Kantor Travel Shafah Marwah Disegel

Reporter:

Atho Tola

Editor:

asharabdullah

Selasa , 13 Maret 2018 17:30
Gagal Berangkatkan Jamaah, Kantor Travel Shafah Marwah Disegel

Kantor Travel Shafah Marwah Disegel. Foto: Atho?RakyatSulsel

PANGKEP, RAKYATSULSEL.COM – Travel umrah kembali memakan korban. Kali ini puluhan jamaah asal Pangkep terpaksa gigit jari. Lantaran niatnya berangkat ibadah umroh tidak kunjung terlaksana, bahkan jadwal pemberangkatan puluhan jamaah hanya berakhir di Bandara Sultan Hasanuddin saja.

Hal tersebut diungkapkan salah seorang warga asal Kabupaten Pangkep, Pattola Husain, saat ditemui Selasa (13/02), calon jamaah umrah berlabel PT. Shafah Marwah yang beralamat kantor di Kabupaten Barru.

“Terakhir Sabtu kemarin ada 14 jamaah asal Pangkep dan 20-an jamaah asal Mamuju yang hendak berangkat umrah, akan tetapi saat mereka sampai di Bandara Makassar ternyata tiketnya belum ada. Padahal mereka ini sudah daftar sejak 2017 lalu,” ungkap Pattola.

Pattola Husain yang juga merupakan Legislator DPRD Pangkep diketahui ikut mendaftar pada jasa umrah tersebut sejak juni 2017 lalu dengan membayar biaya sebesar Rp17,5 juta. Hanya saja memasuki 2018 tak kunjung diberangkatkan.

“Saya lebih memilih berpindah travel biar tetap bisa berangkat melaksanakan ibadah umrah”, tambahnya.

Atas dasar kepeduliaan terhadap calon jamaah umrah di Kabupaten Pangkep yang berjumlah 20 orang, Pattola kemudian mendatangi kantor travel yang ada di Kabupaten Barru kemudian menyegelnya. Pemilik travel sendiri sudah tidak dapat dihubungi, dan diduga telah melarikan diri.

“Saya sempat mendatangi Polda. Ternyata atas nama yang bersangkutan tidak pernah melapor. Saya juga telusuri kantornya itu, ternyata sertifikat kantornya juga telah digadaikan di salah satu Bank,” jelas Legislator partai Golkar tersebut.

Pattola sendiri akan mencoba berkordinasi ke pihak bank, agar kantor tersebut bisa dilelang untuk mengembalikan uang calon jamaah. (*)


div>