SABTU , 16 DESEMBER 2017

Gagal Dijemput KPK, Novanto Akan Temui Jokowi

Reporter:

Editor:

asharabdullah

Kamis , 16 November 2017 11:53
Gagal Dijemput KPK, Novanto Akan Temui Jokowi

Ketua DPR RI Setya Novanto

JAKARTA, RAKYATSULSEL.COM – Ketua DPR Setya Novanto yang menjadi tersangka kini tidak diketahui di mana keberadaanya. Sebab setelah gagal dijemput paksa oleh petugas KPK, ketua Umum Golkar itu tidak ada di kediamannya di Jalan Wijaya XIII nomor 19, Jakarta Selatan.

Menanggapi hal itu, Kuasa hukum Setya Novanto, Fredrich Yunadi mengatakan saat ini langkah yang akan ditempuh pihaknya yakni mencoba menemui Presiden Joko Widodo (Jokowi).

“Kita akan menemui pimpinan negara yakni Presiden Jokowi,” ujar Fredrich saat ditemui di kediaman novanto, Kamis (16/11) dini hari.

Kuasa hukum Setya Novanto, Fredrich Yunadi (JawaPos.com)

Menurut Fredrich, dalam pertemuan itu dirinya akan memberitahukan pada Jokowi bahwa lembaga yang dikepalai oleh Agus Rahardjo ini telah melecehkan UU.

Sebab, kata Fredrich, KPK telah melecehkan UU lantaran tidak menghormati Pasal 224 ayat (1) UU Nomor 17/2014 atau UU MD3, yang isinya setiap anggota DPR memiliki hak imunitas.

Kemudian putusan MK atas gugatan nomor PUU 76/XII/2014 yang isinya, menetapkan pemberian izin untuk meminta keterangan anggota DPR yang diduga melakukan tindak pidana bukan lagi Mahkamah Kehormatan Dewan (MKD), melainkan dari Presiden.

“Pasti kita akan tanya ke Presiden kenapa UU ini bisa dilecehkan oleh KPK,” katanya.

Sekedar informasi, petugas KPK usai melakukan pengledahan Novanto sekita pukul 02.43 WIB. Petugas yang terdiri dari 11 orang ini tidak mendapati Setya Novanto di kediamannya.

Pantauan JawaPos.com di lokasi, penyidik KPK tampak membawa tiga buah koper, satu tas dan dekoder CCTV. Namun saya para petugas KPK ini tidak bisa dikonfirmasi ihwal apa saja barang bukti yang didapat. Mereka hanya berlalu dengan menaiki 11 mobil dan meninggalkan kediaman Setya Novanto.

(cr2/JPC)

 


div>