SENIN , 22 OKTOBER 2018

Gara-gara Ejekan, Kakak Bunuh Adik Di Maros

Reporter:

Editor:

hur

Selasa , 16 Februari 2016 18:11

MAROS, RAKYATSULSEL.COM – Hanya persoalan sepele Muh Anugrah (26) nekad menghabisi nyawa adiknya, Nur Morahman (21), dengan cara menikam tiga kali dibagian perut, dada dan paha dengan menggunakan pisau dapur.

Peristiwa naas ini terjadi di rumah ibunya Hj Nurdiana di Kelurahan Maccini Baji, Kec Lau, Senin malam sekitar pukul 18 30 wita.

Kapolsek Lau AKP Amir Mahmud yang dihubungi wartawan Selasa kemarin, membenarkan kasus pembunuhan yang masih berstatus saudara kandung itu.

“Hanya persoalan sepele saja kakak beradik ini berantem hingga adiknya tewas,” jelas Kapolsek.

Menurut Kapolsek, kejadian ini berawal saat pelaku yang bekerja sebagai security di BRI Unit Batangase tingal bersama istri dan satu anaknya di wilayah Simbang. Tersangka datang ke rumah orang tuanya untuk pamitan sekaligus minta biaya tambahan untuk mengikuti pendidikan security di SPN Batua Makassar.

“Tersangka sengaja datang memberikan kabar ibunya sambil meminta uang tambahan untuk masuk pendidikan security di SPN Batua,” ujar Kapolsek.

Kedatangan tersangka disambut baik ibunya. Keduanya sempat keduanya berkelakar sambil menanyakan kondisi anak dan isteri tersangka di Simbang.

Usai bercerita, tersangka mengutarakan rencananya untuk meminta uang. Secara kebetulan adiknya yang baru lulus taruna Akademi Teknik Keselamatan Penerbangan (ATKP), dan akan masuk Perhubungan Udara. Rencananya, hari Selasa (16/2) sang adik mau berangkat ke Jakarta untuk mengikuti pendidikan dan sudah dibelikan tiket pesawat.

“Kakak beradik ini sama-sama lulus dan mau masuk pendidikan. Kakaknya di SPN Batua dan adiknya di Dinas Perhubungan Udara di Jakarta,” jelas Kapolsek.

Hanya saja, kata Kapolsek, ketika kakaknya menyebut rencananya mau masuk pendidikan security, tiba-tiba adiknya mengejeknya sambil mengatakan: “Sekuriti” saja.

Ucapan adiknya itu membuat sang kakak emosi, karena merasa direndahkan. Apalagi adiknya lulus di Dinas Perhubungan Udara dan sudah mau berangkat pendidikan.

Tanpa disadari, tersangka kalap dan menyerang sang adik dengan membabi buta. Si kakak mengambil pisau dapur lalu menyerang adiknya dengan menghujamkan benda tajam itu ke tubuh sang adik hingga tiga kali.

“Tersangka menyerang adiknya secara membabi buta karena kalap karena dipandang enteng karena disebut hanya security ji,” kata Kapolsek.

Usai menikam, tersangka berupaya kabur, namun sempat diamankan hingga langsung dibawa ke Polres Maros untuk menjalani proses hukum.

Sementara sang adik yang sudah bersimbah darah, langsung dievakuasi ke RSUD Salewangan guna menyelamatkan nyawahnya. Namun Tuhan berkehendak lain. “Korban akhirnya meninggal sesaat setelah tiba di ruang UGD RS Salewangan Maros,” tutup Kapolsek.


div>