RABU , 22 AGUSTUS 2018

Garadasi Tuntut Pemindahan Gudang dalam Kota

Reporter:

Editor:

hur

Senin , 21 September 2015 15:34

MAKASSAR, RAKYATSULSEL.COM – Gerakan Pemuda dan Mahasiswa (Garadasi) Sulsel menuntut agar Pembangunan Pergudangan di dalam Kota Makassar, agar dijalankan dengan baik. Hal itu dilontarkan saat Garadasi menyampaikan aspirasinya di DPRD Kota Makassar, Senin (21/9).

Demonstrasi di DPRD dilakukan, terkait keluarnya Perwali UU. NO 20 Tahun 2010 Tentang larangan Gudang dalam Kota, dan Perda NO. 13 Tahun 2009 tentang kawasan pergudangan terpadu. Kedua undang-undang itu, menurut penilaian Garadasi, tidak terealisasikan dengan maksimal.

Jendral Lapangan Garadasi, Ahmat Akbar menjelaskan, ada beberapa gudang di dalam kota Makassar yang masih beroperasi sampai saat ini. Salah satunya adalah gudang yang terletak di jalan Rajawali Makassar.

Mengikut kepada perwali dan Perda, Garadasi menuntut agar gudang di Rajawali tersebut dipindahkan.

“Ada beberapa gudang yang masih beroperasi hingga menimbulkan kemacetan, salah satunya gudang dalam kota, di jalan Rajawali. Kita berharap agar dewan memanggil pemilik dan meminta supaya memindahkan gudang mereka sesuai dengan aturan pemerintah yang berlaku,” ujar Ahmat Akbar.

Dalam kesempatan itu, beberapa anggota dewan menyempatkan waktunya untuk menerima aspirasi, yaitu Zaenal Beta, Mudzakkir Ali Djamil, Munir Mangkana, dan Fashruddin Rusli.

Anggota Komisi C, Zaenal Beta saat menjawab aspirasi mengungkapkan bahwa masalah sama sudah berapa kali mereka terima. Namun dia meminta agar Garadasi terlebih dulu mendata seluruh gudang yang dinilai melanggar, agar dapat dirapatkan di tingkat dewan bersama Pemkot Makassar.

“Ini sudah masalah lama. Tolong semuanya didata dulu baru kita dapat kerjakan. Coba data dulu semua yang melanggar. Saya di sini sudah dua priode, masalah ini saja terus, tidak pernah ada yang selesai. Rekomendasi yang dibuat sudah terlalu banyak. DPRD bukan untuk menghancurkan itu semua, hanya merapatkan dan menyampaikan ke pemkot,” ujar Zaenal Beta.

Berdasarkan data yang ada, masih ada sekitar 50 gudang yang beroperasi di dalam Kota Makassar, yang berlokasi di jalan Landak, Veteran Utara, Veteran Selatan, Rappocini, Bandang, Tentara pelajar, dan di pertokoan Todopuli. Tetapi Gradasi memprioritaskan pemindahan gudang milik PT Rajawali Sakti yang berada di Jalan Rajawali.

Ketua Komisi D, Mudzakkir Ali Djamil menjelaskan bahwa pihaknya akan meminta komisi terkait untuk mengagendakan rapat. Untuk selanjutnya, baru akan melihat hasil keputusan rapat tersebut.

“Kita akan meminta di komisi terkait, jika kita sudah adakan rapat internal bagaimana keputusannya nanti. Pasti kita akan memanggil pihak tersebut,” tutur Mudzakkir.


div>