KAMIS , 13 DESEMBER 2018

Garuda Belum Tentukan Sikap di Pilpres, Ini Alasannya

Reporter:

get_the_user_login

Editor:

Iskanto

Senin , 17 September 2018 08:40
Garuda Belum Tentukan Sikap di Pilpres, Ini Alasannya

DPD Garuda Sulsel. (ist)

MAKASSAR, RAKYATSULSEL.COM – Tiga partai baru yang dinyatakan lolos sebagai peserta pemilu 2019 mendatang yakni, Partai Perindo, Berkarya dan Garuda. Dari ketiga partai tersebut hanya Garuda yang saat ini belum menentukan sikap siapa yang akan dia dukung pada pemilihan Persiden (Pilpres) 2019 mendatang.

Dimana Partai Perindo telah menetapkan dukungannya kepada colon incumbent Jokowi Dodo-Ma’ruf Amin. Sementara partai Berkarya memberikan dukungannya kepada pasangan Prabowo Subianto-Sandiaga Uno.

Ketua Umum Partai Garuda, Ahmad Ridha Sabana mengatakan sebelum ada pendaftaran calon Presiden, pihaknya juga berupaya untuk mendorong kader terbaik mereka menjadi Capres atau Cawapres. Namun adanya undang-undang yang mengatur partai yang baru belum bisa mendorong kadernya karena belum memenuhi syarat sehingga saat ini belum ada sikap siapa calon presiden mereka.

Begitupula dengan dukungan kepada calon Presiden saat ini. Partai Garuda tidak ingin ambil pusing dengan adanya dua calon presiden yang muncul. Serta mana yang akan diberikan dukungan apakah pasangan Prabowo-Sandi atau Jokowi-Ma’ruf.

“Pada saat ini kita belum menentukan siap,” kata Ahmad Ridha Sabana, saat menghadiri pembekalan Caleg partai Garuda, di Almadera Makassar Jl. Somba Opu, Minggu (16/9).

Dengan demikian, menurut Ahmad Ridha partainya tetap memberikan kekebasan untuk kader-kader mereka dalam menentukan sikap. Siapa yang akan didukung pada Pilpres mendatang, apakah¬† Prabowo-Sandi atau Jokowi-Ma’ruf.

“Secara pribadi memiliki hak yang sama dan mereka harus bersikap menentukan pilihan dan kita berikan keluasan,” ujarnya.

Disinggung mengenai dengan kader Garuda akan terpecah, Ahmad Ridha menyebutkan untuk saat ini, partai Garuda yang umurnya baru seperti jagung akan lebih fokus untuk memenangkan Pileg ketibang Pilpres. Karena siapapun presiden Indonesia itu juga Presiden partai Garuda lima tahun kedepan.

“Saya kira kita lebih fokus kepada Pencalekan, tingkat Nasional mapun tingkat Provinsi,” tuturnya.

Bahkan menurut Ahmad Ridha seluruh kader Garuda tingkat DPD hingga DPC sangat paham apa yang diingkan oleh masyarakat saat ini. Dan setiap daerah pastinya calon presiden mereka berbeda-beda. “Saat ini baru pribadi yang muncul,DPD sangat paham aspirasi-aspirasi daerahnya,” ucapnya.

Fokusnya kepada Pileg, Partai Garuda saat ini menargetkan, tidak begitu besar untuk DPR RI. Dimana dari 80 Daerah Pemilihan (Dapil) Partai Garuda hanya menargetkan 39-41 kursi. “Dari 80 Dapil kita bisa isi targetkan hingga 39-41 kursi,” tuturnya.

Terkhsusus DPD Sulsel, DPP telah memberikan beban bagaimana pada Pileg 2019 mendatang, partai Garuda Sulsel bisa memiliki keterwakilan paling sendikit dua orang. “Sulsel termasuk daerah proritas. Paling kurang dua atau tiga,” lanjutnya.

Dirinya berlasan, jika partai Garuda Sulsel bisa memengkan Pileg dan ada keterwakilan karena beberapa caleg mereka sudah siap untuk bertarung dilapangan. “Kami tau persis kesiapan teman-teman caleg di Sulsel,” jelasnya.¬†(*)


Tag
div>