SENIN , 10 DESEMBER 2018

Gawat, Luwu Timur Sudah Kronis Narkoba

Reporter:

Editor:

hur

Sabtu , 09 April 2016 21:38

LUWUTIMUR, RAKYATSULSEL.COM – Pihak Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Luwu Timur (Lutim) mengatakan, sebagian pemuda Lutim saat ini, sangat mudah mendapatkan barang terlarang seperti narkoba. Pasalnya, pengedar barang terlarang tersebut, sudah memasuki semua kelompok masyarakat bahkan masuk ke instansi-intansi pemerintah dan aparat penegak hukum lainnya.

“Lutim saat ini sudah kronis dengan narkoba karena pemakai tidak lagi dapat dibendung dan tidak memandang usia,” kata Muhammad Nur, ketua LBH Lutim, Sabtu (9/4).

Muhammad Nur menyatakan miris melihat aparat penegak hukum yang justru menjadi pengedar narkoba. Sehingga dia menduga, aparat penegak hukum bukan hanya menjadi pengedar melainkan ada pula sebagai bandar.

“Kemungkinan ada aparat penengak hukum yang terlibat menjadi bandar barang tersebut,” ujar Muhammad Nur.

Karena itu, Ketua KPU Lutim ini mendesak Badan Narkotika Nasional (BNN) melakukan upaya pencegahan terhadap bahaya narkoba.

“Segera pihak BNN dan Kapolres Lutim harus mengambil langkah tegas untuk menangkap bandar narkoba. Hingga saat ini, belum pernah ada bandar narkoba yang di tangkap, melainkan hanya para pengedar dan pemakai,” kata Muhammad Nur.

Hal senada dikatakan ketua BEM Stikes Batara Guru, Sulaiman. Dia menyesalkan adanya oknum aparat hukum yang terlibat sebagai pengedar narkoba. “Jadi siapa lagi yang bisa dipercaya kalau seperti ini?” ujar Sulaiman.

Menurutnya, untuk saat ini, narkoba tidak sulit didapatkan di kalangan masyarakat, pemerintah bahkan di institusi kepolisian.

Karena itu, Sulaiman menghimbau agar orang tua lebih berhati-hati dan selalu melakukan kontrol terhadap anak-anak mereka, agar terhindar dari narkoba.


Tag
  • narkoba
  •  
    div>