MINGGU , 23 SEPTEMBER 2018

Gawat! Stok Air Bersih PDAM Maros Menipis

Reporter:

Muh Iqbal

Editor:

Muhammad Alief

Jumat , 24 Agustus 2018 05:35
Gawat! Stok Air Bersih PDAM Maros Menipis

int

MAROS, RAKYATSULSEL.COM — Persediaan air bersih milik PDAM Maros tersedia terbatas. Akibat kemarau, stok tersedia diprediksi hanya mencukupi kebutuhan konsumen hingga bulan September.

Pasalnya, stok air bersih di dua sumber air PDAM Maros yakni Bantimurung dan Lekopancing hanya mampu menyuplai hingga bulan september mendatang.

Direktur Utama Perusahaan Daerah Air Minum (Dirut PDAM) Kabupaten Maros, Abdul Baddar menuturkan, sejauh ini ketersediaan air bersih masih aman. Hal itu berlangsung hingga bulan september mendatang. Namun, bila hujan tak kunjung turun, maka Maros akan mengalami krisis air bersih.

“Sejauh ini untuk beberapa wilayah yang dijangkau air PDAM, stok air bersih masih aman. Tapi memang ada beberapa wilayah yang kesulitan mendapatkan air bersih. Namun kondisi ini hanya akan bertahan sampai bulan september, jika sampai bulan oktober tidak ada hujan, maka Maros akan mengalami krisis air bersih,” jelasnya kepada wartawan, Kamis (23/08/2018).

Abdul Baddar melanjutkan, jika hal itu karena memang debit sumber air PDAM Maros mengalami penurunan akibat kemarau panjang. Meski tidak berdampak secara langsung, tapi hal itu mempengaruhi jumlah air yang dipompa. Dia menyebutkan, untuk ipa PDAM Bantimurung, mampu memompa sekitar 120 liter/detik. Sementara di Lekopancing hanya 90 liter/detik. Hal itu berbeda dengan PDAM Makassar yang juga mengambil air di Lekopancing.

“Kalau kita hanya sedikit, sekitar 90 liter perdetik, tapi kalau Makassar jumlahnya bisa mencapai 1450 liter perdetik. Tapi kalau musim kemarau seperti saat ini, pasti mengalami penurunan debit pompa air,” ungkapnya.

Dia menuturkan,  pengambilan air dari Lekopancing itu melayani sekitat empat kecamatan. Yakni kecamatan Turikale, Mandai, Marusu dan Tanralili. Guna mengatasi permasalahan air bersih selama musim kemarau ini, pihak PDAM akan melakukan pencarian air tanah yang layak dikonsumsi di ipa PDAM. Namun saat ini progres pencarian air tanah ini masih dalam pengkajian pihak akademisi dan tim ahli.

“Solusinya, kita akan mengebor atau mencari air tanah guna mengatasi krisis air bersih, jika memang nanti terjadi kemarau panjang. Tapi kami berdoa, semoga musim kemarau tidak berlangsung hingga bulan desember,” harapnya.

Sementara itu petugas operasi Lekopancing, Udin mengatakan, jika memang ada pengurangan debit air di Lekopancing.

“Terjadi pengurangan debit air di bendungan mencapai 1 meter dari biasanya. Hal itu menyebabkan pintu air yang dialirkan ke saluran irigasi milik PDAM Makassar tidak maksimal. Pintu bendungan telah dibuka cukup tinggi, karena kondisi debit air di bendungan Lekopancing memang sangat kurang,” tutupnya. (*)


div>