SENIN , 20 AGUSTUS 2018

Gawat, SYL Belum Aman

Reporter:

Editor:

rakyat-admin

Sabtu , 09 April 2016 09:49
Gawat, SYL Belum Aman

int

MAKASSAR,RAKYATSULSEL.COM – Musyawarah Nasional Luar Biasa ( Munaslub) Partai Golkar yang akan digelar di Pulau Bali pada tanggal 7 Mei mendatang sepertinya bakal menarik, tokoh politik yang juga Gubernur Sulawesi Selatan Syahrul Yasin Limpo (SYL) bakal bertarung dengan sejumlah tokoh nasional.

SYL selama ini dinilai sebagai salah satu kandidat kuat diantara nama-nama yang menguat. Seiring perjalannya, kini timbul perspektif baru dari beberapa pakar politik. Bahkan mereka menilai posisi SYL belum aman untuk melaju ke kursi nomor satu di partai pohon beringin tersebut.

Pakar politik Universitas Veteran Republik Indonesia (UVRI) Makassar, Saifudin Almugny mengatakan, posisi SYL untuk melaju ke kursi kosong satu DPP  Golkar belum aman. “Saat ini menurut saya DPD golkar di wilayah timur tidak solid berkiblat ke SYL. Bahkan di Sulsel sendiri bisa saja ada kader DPD yang menyimpang tidak  berkiblat ke SYL. Hal ini menurut saya posisi SYL melaju ke kursi 01 Golkar belum aman,”ujarnya, Jumat (8/4).

Mantan Rektor III UVRI dua periode ini menjelaskan, dalam ilmu politik janji tak bisa menjamin untuk mengantarkan kandidat ke kursi yang di inginkan. “Selama ini banyak kader dari pusat dan daerah menyatakan dukungan kepada SYL. Bagi saya politik kapan saja bisa beruba, meski keluarga atau teman dekat belum tentu menjamin berkiblat ke SYL,”tuturnya.

Lebih lanjut ia mengatakan, saat ini posisi SYL yang ingin melaju ke ke DPP Golkar belum aman dikarenakan ketidaksolidan internal Golkar Sulsel. “Bisa diprediksi suara Golkar Sulsel pasti tidak solid mendukung SYL. Pasti suara akan berpencar,  kita perlu mengetahui pemilihan ketua partai berbeda dengan pemilihan kepala daerah. Karena kader memilih sesuai kepentingan jangka panjang,”katanya.

Saifudin menambahkan, jika SYL cerdas dalam mempertahankan karier dan wibawa akan mempertimbangkan usulan dan saran dari Bendahara partai Golkar Sulsel yang juga adik kandungnya Ichsan Yasin Limpo.

[NEXT-RASUL]

“Ichsan memang pandai membaca peluang dan tantangan dalam percaturan politik, dia bisa memprediksi petah politik di Muanaslub nanti, itu sebabnya dia meminta kakaknya SYL pertimbangkan untuk maju. Selama ini SYL tidak perna kalah dalam pertarungan mulai dari lurah, camat, hingga bupati dan gubernur, ketika bertarung di ketua Golkar akan kalah, menjadi cerita publik,”tambahnya.

Terpisah, saat dikonfirmasi, hal senada juga diungkapkan pakar politik Universitar Bosowa (Unibosowa) 45 Makassar, Arief Wicaksono, mengungkapkan peluang SYL bisa saja tipis jika kader tak solid mendukung SYL .“Salah satu cara untuk mendukung SYL kader DPD Golkar di Sulsel harus bersatu. Kalau tidak, bisa jadi posisi SYL tidak aman, ”tuturnya.

Menurutnya, SYL memang kader Golkar yang handal, sebab memiliki pengalaman yang banyak diimbangi dengan pemikiran yang handal.

“Meski punya kemampuan, dan pengalaman banyak namun suara kader tidak bersatu  maka impian melaju ke kursi kosong satu bisa kandas,”katanya.

Akademisi Unibosowa ini menambahkan, salah satu cara untuk mempertahankan dan mendorong SYL terus maju dengan mekanisme komonikasi dan koordinasi menyatukan DPD kota lingkup Sulsel. “Cara tersebut jika kader tak solid, sebaiknya SYL menerima saran adiknya IYL,”tutupnya. (yad/D)


div>