SENIN , 20 AGUSTUS 2018

Gelap, Keluarga ABK Brahma Tetap Lakukan Dzikir

Reporter:

Editor:

hur

Selasa , 05 April 2016 23:03

LUWUTIMUR, RAKYATSULSEL.COM – Pemadaman listrik yang kembali terjadi di Lutim, Selasa (5/4) malam ini, nyaris mengganggu suasana dzikir yang sedang digelar keluarga Wawan Saputra.

Wawan Saputra adalah salah satu Anak buah kapal (ABK) Brahma 12 yang saat ini masih dalam penyanderaan kelompok Abu Sayyaf di Filipina. Wawan tidak sendiri, karena ada 9 orang lainnya yang keseluruhannya adalah ABK Brahma 12, masih dalam penguasaan kelompok Abu Sayyaf.

Mengharapkan putranya selamat, keluarga Wawan Saputra melaksanakan doa bersama dalam bentuk dzikir. Sayangnya, PLN kembali memberlakukan pemadaman, sehingga suasana menjadi gelap gulita.

Meski demikian, keluarga yang sedang berdzikir tetap melanjutkan doa-doa mereka dalam suasana gelap. Cahaya yang ada bersumber dari display ponsel yang dinyalakan pemiliknya.

“Kami ingin doa tetap berjalan untuk ponakan saya yang masih disandera,” kata Asni, salah seorang keluarga Wawan Saputra.

Dia mengatakan, pemadaman listrik olh dilakukan PLN, bukan kendala untuk tetap memanjatkan doa kepada Yang Maha Kuasa untuk keselamatan Wawan Saputra.


div>