SENIN , 22 OKTOBER 2018

Gelar Aksi Demonstrasi, HMI Soroti Pemerintah Pusat

Reporter:

Muhammad Iqbal

Editor:

Iskanto

Selasa , 18 September 2018 17:36
Gelar Aksi Demonstrasi, HMI Soroti Pemerintah Pusat

int

MAROS, RAKYATSULSEL.COM – Pemerintah Pusat dinilai tak becus mengurus negeri ini. Hal tersebut disampaikan oleh Koordinator Mimbar, Irwan dalam aksi demonstrasi yang digelar Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Komisariat Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) Universitas Muslim Maros (UMMA), Selasa (18/09).

“Pemerintahan saat ini tak mampu mengurus negeri ini, tak becus mengurus bangsa kita. Di mana pada hari ini kita bisa lihat sendiri, nilai tukar rupiah anjlok hingga 15.000 Rupiah per 1 Dollar,” ujar Irwan.

Adapun beberapa poin tuntutan dari aksi tersebut, yakni menuntut Bank Indonesia dan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) untuk menjaga sistem keuangan dan fungsi intermediasi agar tetap stabil serta tahan terhadap guncangan global, mendesak Menteri Keuangan untuk menjaga stabilitas nilai tukar rupiah. Menuntut pemerintah untuk memberikan jaminan tidak ada kenaikan harga bahan pokok dan tidak mencabut subsidi BBM.

Lebih pentingnya, dalam aksi tersebut juga dituntut diterbitkannya PERPPU oleh Pemerintah Pusat terkait lalu lintas devisa yang perlu diperketat, juga mendesak presiden Jokowi untuk segera mengevaluasi kinerja dari oknum terkait.

Aksi yang dihelat di jalan poros tersebut sempat mengalami sedikit kericuhan, akibat tak adanya kerja sama pihak kepolisian saat aksi sedang berlangsung.

Ansar Halkam, selaku Jenderal Lapangan mengatakan jika seharusnya polisi memihak kepada rakyat, bukannya rezim yang memeras rakyat.

“Seharusnya aksi kita ini didukung oleh polisi, karena ini untuk kepentingan rakyat. Polisi ini pro kepada siapa sebenarnya? Rakyat atau pemerintah yang hari ini tak becus mengurus bangsa,” tutupnya. (*)


Tag
div>