SABTU , 16 DESEMBER 2017

Gelar Seminar dan Workshop Internasional, UIT Hadirkan Pembicara dari Naresuan University Thailand

Reporter:

Ramlan Makkaratang

Editor:

Muh Sophian AS

Minggu , 19 November 2017 20:30
Gelar Seminar dan Workshop Internasional, UIT Hadirkan Pembicara dari Naresuan University Thailand

Universitas Indonesia Timur (UIT) menggelar Seminar dan Workshop Internasional dengan mengusung tema "One Action Towardas A Healthy Indonesia," di Ballroom Graha Pena Fajar, Jl. Urip Sumuharjo, Minggu, (19/11)

MAKASSAR, RAKYATSULSEL.COM – Universitas Indonesia Timur (UIT) menggelar Seminar dan Workshop Internasional dengan mengusung tema “One Action Towardas A Healthy Indonesia,” di Ballroom Graha Pena Fajar, Jl. Urip Sumuharjo, Minggu, (19/11).

Seminar Internasional ini bertujuan agar dapat memahami perbandingan pola penanganan kesehatan di Asia. “Seminar dengan pembicara berkualitas, terlebih internasional adalah kesempatan baik bagi peserta memanfaatkan setiap pemaparan materi dengan baik, pengetahuan yang diterima hari ini dapat diaplikasikan nantinya, saat kembali ke unit kerja masing masing,” ujar Rektor UIT, Prof. Dr. Muhammad Basri Wello saat membuka seminar.

Basri menambahkan, melalui perbandingan antara profesi kesehatan di Thailand dan Indonesia, diharapkan dapat mengambil manfaat dalam kegiatan tersebut, terlebih seusai seminar nanti. “Momentum seminar Internasional merupakan ajang menempatkan UIT sebagai Perguruan Tinggi Swasta (PTS) yang memiliki komitmen baik,” tambahnya

Sementara, Dekan Fakultas Keperawatan UIT, Prof. Dr. dr. M. Nadjib Bustan mengatakan, seminar Internasional ini merupakan salah satu bagian dari komitmen untuk membangun sistem kinerja akademik. Pasalnya budaya kampus yang bermanfaat tak hanya bagi mahasiswa dan dosen, melainkan bagi masyarakat secara keseluruhan. “Kegiatan seminar ini dimulai dari Workshop penelitian, yang kami gelar di kampus 5 UIT, Sabtu 18 November kemarin,” ujarnya

Selain itu, Humas dan Kerjasama UIT, Zulkarnain Hamson mengungkapkan MoU yang kini tengah menjadi prioritas bagi institusinya adalah yang mampu memberikan ruang gerak seluas mungkin dalam pencapaian kinerja Tri Dharma Perguruan Tinggi. “UIT segera mengakhiri 2017 dengan membukukan sedikitnya 15 MoU, baik sesama Institusi Pendidikan Tinggi, maupun Institusi Pemerintah, hingga Swasta,” ungkapnya

Selanjutnya, Ketua Panitia Ade Putra Ardiansyah, menyebutkan selain Workshop, seminar internasional, juga dilakukan penyerahan draft Memorandum of Understanding (MoU) antara UIT dengan sejumlah Universitas mitra baik dalam negeri maupun luar negeri.

Dalam kegitan ini, deketahui menghadirkan Assisten Prof. Dr. Pratuma Rithpho, MSN, dari Naresuan University Thailand dan Dr. Yanti, S.ST, M.Keb, dari STIKES Estu Utomo Boyolali, sebagai pembicara pada seminar internasional, yang digelar Fakultas Keperawatan Universitas Indonesia Timur (UIT).

Tak hanya itu, kegiatan ini juga turut dihadiri Dr. Iin Inayah, S.Kp, M.Kep., dari STIKES Jenderal Achmad Yani Cimahi, dan Yulia Yusrini Djabir, S.Si, M.Si, MBMSc, PhD, Apt. dari Universitas Hasanuddin.

Acara yang diselenggarakan Kerjasama Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Fakultas Keperawatan dengan Rimatajang Institute Indonesia ini diikuti kurang lebih 600 peserta dari berbagai perguruan tinggi di Kawasan Timur Indonesia (KTI). (*)


Tag
  • UIT Makassar
  •  
    div>