KAMIS , 13 DESEMBER 2018

Gelar Unjuk Rasa, GNPHI Mamuju Tuntut Hak Sesuai Profesi Perawat

Reporter:

get_the_user_login

Editor:

Iskanto

Kamis , 06 Desember 2018 14:52
Gelar Unjuk Rasa, GNPHI Mamuju Tuntut Hak Sesuai Profesi Perawat

GNPHI Mamuju Gelar Unjuk Rasa di Depan Kantor Bupati Mamuju (Photo /Sudirman/Rakyatsulsel.com)

MAMUJU, RAKYATSULSEL.COM – Ratusan Perawat yang tergabung dalam Gerakan Perawat Honor I donesia (GNPHI) Kabupaten Mamuju menggelar unjuk rasa di Halaman Kantor Bupati Mamuju, Kamis (06/12).

Sekitar 100 lebih Massa aksi mendatagi Kantor Bupati Mamuju dengan menggunakan pakaian Hitam putih dan Jilbab merah serta memakai vita hijau.

Massa aksi itu, bekerja di 22 Puskesman yang ada di Kabupaten Mamuju dan bekerja sebagai tenaga perawat di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Mamuju.

Salah satu orator massa aksi, Sukri mengungkapkan, massa aksi meminta kepada pemerintah daerah, agar kiranya memenuhi tuntan sesuai dengan profisional kinerja tenaga perawat.

“Kami yakinkan apa bila tuntutan kami tidak di akomudir, maka 22 Puskesmas ditambah Rumah Sakit kami akan istirahat total,” ujar Sukri saat orasi.

Lebih lanjut, Sukri mengatakan, tingkat pendidikan tenaga Perawat S1 dan Dlll, namun gaji tenaga Perawat lebih rendah dibandingkan dengan tenaga honorer di instansi lain.

“Di instansi lain terdapat pendidikan ditinggat SMA setatus kita sama,tetapi gaji mereka di atas satu juta. Ini sangat tidak adil,” terangnya.

Berdasarkan hasil kesepakatan antara DPRD Kabupaten Mamuju dengan pengurus Gerakan Nasional Perawat Honorer Indonesia (GNPHI), maka dihasilkan sebuah tuntutan yakni, pertama, menolak moratorium penerimaan tenaga perawat yang diperkerjakan di instansi kesehatan dalam bentuk apapun,sampai perawat honorer dan sukarela mendapatkan kejelasan status.

Kedua, meminta kepada pemerintah Kabupaten Mamuju memperjelas status tenaga kontrak dan sukarela menjadi tenaga honorer Kabupaten yang dituangkan dalam bentuk SK Bupati.

Ketiga, Meminta kepada pemerintah Kabupaten Mamuju memberikan upah layak untuk Perawat sesuai dengan UMK Kabupaten Mamuju, dan diusulkan untuk masuk dalam perencanaan anggaran tahun 2019. (Sudirman)


div>