MINGGU , 22 APRIL 2018

Pemkot Makassar Gelontorkan Anggaran Rp 5,3 Miliar untuk Truk Sampah

Reporter:

Armansyah

Editor:

asharabdullah

Jumat , 12 Januari 2018 13:13
Pemkot Makassar Gelontorkan Anggaran Rp 5,3 Miliar untuk Truk Sampah

JAGA KEBERSIHAN KOTA. Nampak petugas kebersihan Pemkot Makassar sedang melakukan bersih-bersih di Anjungan Pantai Losari. Tahun ini, Pemkot Makassar menganggarkan Rp 5,3 miliar untuk membeli 14 unit truk pengangkut sampah. ZULKIFLI/RAKYAT SULSEL.

MAKASSAR, RAKYATSULSEL.COM – Pemerintah Kota (Pemkot) Makasssar menambah kendaraan truk pengangkut sampah sebanyak 14 unit. Anggarannya sebesar Rp 5,3 miliar pada APBD Pokok 2018.

Kepala Bagian Perlengkapan Sekretariat Kota Makassar, Haidil Adha, mengungkapkan, tahun 2017 lalu Pemkot Makassar memiliki 10 unit truk sampai. Tahun ini ditambah 14 unit, dengan anggaran sekitar Rp 380 juta per unit.

“Empat belas unit truk sampah tersebut kemudian akan disebar ke 14 kecamatan di Kota Makassar. Jadi, satu unit satu kecamatan. Mudah-mudahan terpenuhi semua,” kata Haidil Adha, Kamis (11/1) kemarin.

Selain itu, tahun ini pemkot juga menambah sekitar 80 unit motor pengangkut sampah (kendaraan roda tiga). Tahun 2017, pemkot sudah memiliki 300 unit motor sampah dan sudah disebar ke seluruh kecamatan.

Anggaran yang digelontorkan pemerintah untuk setiap unit motor sampah berkisar Rp 35 juta per unit. Kendaraan ini bertujuan untuk memenuhi kebutuhan kecamatan ketika ingin mengangkut sampah di lorong-lorong.

“Angkutan sampah roda tiga ini nantinya akan disebar di setiap kecamatan yang ada. Namun, pihaknya lebih memprioritaskan kecamatan yang lebih membutuhkan angkutan tersebut,” ungkapnya.
“Kita lihat nanti siapa yang paling membutuhkan, tapi yang paling banyak mengajukan itu ada Kecamatan Rappocini, Biringkanayya, Tamalanrea, dan Tamalate,” lanjutnya.

Sementara itu, Camat Makassar, H Rully, mengaku belum membutuhkan kendaraan
pengangkut sampah roda tiga. Sebab pada tahun 2017, Kecamatan Makasssar mendapatkan bantuan motor sampah sebanyak tujuh unit.

“Tahun lalu kita dapat tujuh unit. Total kendaraan roda tiga yang ada sekitar 66 unit. Itu bisa kita cover sampah yang ada di lorong-lorong, jadi kita belum butuh untuk roda tiga ini,” tutur Rully.

Meski begitu, diakui Rully, Kecamatan Makasssar masih membutuhkan satu unit truk sampah, untuk mengangkut sampah yang ditransfer dari motor sampah tersebut.
“Mobil sampah kita masih butuh satu,” singkat Ruly.

Hal sama juga disampaikan Camat Wajo, Muh Anshar. Ia mengaku masih membutuhkan sekitar dua unit truk sampah untuk mengcover volume sampah yang semakin banyak di wilayahnya. Khusus di Kecamatan Wajo, pihaknya sudah memiliki 18 unit truk sampah.

Namun itu dinilai masih kurang dikarenakan volume sampah yang terus meningkat khususnya di jalan-jalan protokol.

“Inikan banyak volume sampah, jadi saya lebih butuh mobil. Saya usulkan dua mobil lagi karena sudah banyak yang rusak-rusak,” ungkapnya.

Sementara untuk kendaraan roda tiga (motor sampah), diakui Ansar 30 unit lebih yang dimiliki Kecamatan Wajo sudah bisa mengcover seluruh lorong yang ada di wilayahnya.
“Kita belum butuh untuk roda tiga karena yang kita punya saat ini sudah bisa mengcover lorong-lorong yang ada. Kita utamakan saja untuk kecamatan yang lebih membutuhkan,” terangnya. (*)


div>