SABTU , 17 NOVEMBER 2018

Gerakan 1.000 Start Up Masuk Tahap Ignition

Reporter:

Editor:

doelbeckz

Senin , 08 Mei 2017 12:11
Gerakan 1.000 Start Up Masuk Tahap Ignition

int

MAKASSAR, RAKYATSULSEL.COM – Penggerak Gerakan 1.000 Start Up kembali menggelar Seminar Ignition kedua di Graha Pena, Minggu (7/5). Gerakan yang didukung Kementerian Komunikasi dan Informatika Republik Indonesia memiliki enam tahapan yang dijalankan selama enam bulan.

Koordinator Gerakan Nasional 1.000 Start Up Digital, Kasman mengungkapkan Gerakan 1.000 start up ini bertujuan mewujudkan potensi Indonesia, menjadi The Digital Energy of Asia di tahun 2020, dengan mencetak 1.000 startup yang menjadi solusi atas berbagai masalah dengan memanfaatkan teknologi digital.

“Di Makassar, penjaringan start up baru memasuki masa pertama atau masih fase Ignition. Pada fase Ignition ini, peserta mendapatkan sejumlah materi dari para praktisi start up digital dan dari Kominfo sendiri. Materi terbagi dalam enam sesi,” terangnya diberitakan Rakyat Sulsel, Senin (8/5).

Materi seminar yang diberikan oleh para praktisi dan pemateri bertujuan membangun pola pikir entrepreneurship pada anak muda di Makassar. Para pemateri ini akan membahas mengenai pola pikir. Seperti apa yang harus dimiliki untuk dapat menjadi seorang start up founder.

Para pembicaranya diantaranya, Founder Sebangsa Bersama, Enda Nasution, Staf khusus Kominfo, Lis Sutjiati, CEO 8Villanges, Danny Gaddafi, VP IMA Makassar, Novita Kumala Sari, Co-Founder Revi.us, Akbar Zakaria, Founder Tanyabudi.com, Budi Kamrul, dan Head of It Development Jakarta Smart City, Prasetyo Andy Wicaksono.

“Semoga dengan dorongan ini, semakin banyak yang tergerak untuk membuat start up digital. Karena sebenarnya anak muda Makassar banyak yang sudah memiliki niat dan tekad untuk membuat start up digital,” lanjut Kasman.

Sementara, Media Relation Gerakan Nasional 1.000 Start Up, Rhisyad Masyur menambahkan, setelah melalui tahap Ignition ini, akan ada empat rangkaian pra inkubasi yang harus dilalui selama tiga bulan ke depan.

[NEXT-RASUL]

Diantaranya, networking, workshop pembekalan keahlian dasar yang dibutuhkan dalam membuat startup digital, hacksprint atau pembentukan tim yang saling melengkapi skill untuk membuat prototype produk dan Bootcamp atau pembinaan mendalam bersama mentor untuk menyiapkan peluncuran produk.

“Setelah proses pra inkubasi ini, akan dipilih start up yang terbaik untuk mengikuti masa inkubasi selama tiga bulan sebelum melakukan presentase didepan Kominfo,” tutup Rhisyad. (***)


div>