KAMIS , 20 SEPTEMBER 2018

Gerindra Berbenah Jelang Pemilu 2019, Terbitkan 500 Ribu KTA, Jaring Caleg Melalui Survei

Reporter:

Suryadi Maswatu

Editor:

asharabdullah

Rabu , 07 Februari 2018 11:15
Gerindra Berbenah Jelang Pemilu 2019, Terbitkan 500 Ribu KTA, Jaring Caleg Melalui Survei

Logo Partai Gerindra (int)

MAKASSAR, RAKYATSULSEL.COM – Kabar baik bagi Anda yang berminat berkarir sebagai legislator di parlemen. Partai Gerindra memberikan kesempatan, dengan membuka pendaftaran bakal calon legislatif, awal Maret mendatang.

Juru Bicara DPD Gerindra Sulsel, Sawaluddin Arif, menjelaskan, pendaftaran bakal calon legislatif dibuka 5 April mendatang, sesuai tingkatan. Untuk caleg tingkat DPRD kabupaten kota, dibuka pendaftaran di kantor DPC. Caleg tingkat DPRD Provinsi di DPD, sedangkan pendaftaran caleg DPR RI dilakukan di DPP.

“Pendaftaran caleg kami buka awal Maret 2018 sekitar tanggal 5 nanti. Pendaftaran dibuka secara umum, dan tanpa dipungut biaya,” ujarnya, Senin (5/2) kemarin.

Terkait syarat, bakal calon legislatif cukup memiliki KTA Gerindra serta KTP elektronik, memiliki KK dan surat kelakuan baik dari polisi. Selain itu, melampirkan surat kesehatan bebas narkoba, dan pakta integritas.

“Kalau kader atau pengurus harus punya KTA Gerindra, kalau eksternal maka diwajibkan memiliki KTA Gerindra. Pendaftaran tidak dibatasi, akan dilakukan seleksi dan pelatihan serta pendidikan politik,” ungkapnya.

Soal target di pilkada dan Pemilu 2019, Sawaluddin Arif menyebut, target Gerindra Sulsel untuk Pilkada 2018 serta Pemilu 2019 mencapai 90 – 100 persen, sesuai instruksi partai. Hal ini akan mendorong semangat untuk memenangkan kandidat usungan Gerindra di Sulsel yakni 10 persen, begitu juga 12 kabupaten kota di Sulsel.

“Target di pilkada 12 kabupaten kota, Gerindra target menang 90 persen, target Pilgub 100 persen,” kata Sawal.

Wakil Ketua DPD Gerindra Sulsel itu menjelaskan, sekarang ini Gerindra memiliki 98 anggota DPRD kabupaten kota se Sulsel. Untuk target Gerindra di tahun 2019, ada kenaikan sampai 35 persen.

“Jumlah kursi diharapkan bertambah menjadi 135 se Sulsel,” terangnya.

Untuk kursi di DPRD Provinsi saat ini, Gerindra punya sebelas kursi. Sehingga target ke depan, ada kenaikan juga sekitar 45 persen, menjadi 18 kursi.

“Untuk DPR RI sekarang kita ada tiga kursi. Ini kedepan kita harap ada kenaikan sampai 100 persen menjadi enam kursi. Target dua kursi setiap dapil,” pungkasnya.

Sebagai pengurus DPD Gerindra Sulsel, Sawaluddin menambahkan, pihaknya telah melakukan dan menyiapkan syarat sebagai peserta pemilu. Sehingga, memastikan bahwa partai Gerindra bisa ikut sebagai kontestan pemilu dengan meloloskan diri pada Sipol KPU dan verifikasi faktual KPU.

“Juga dengan menyusun kepengurusan lengkap sampai ke tingkat paling bawah,” ungkapnya.

Selain itu, Gerindra Sulsel melengkapi KTA semua pengurus, seluruh kader, semua organik dan simpatisan, sehingga pada akhir Agustus 2018 sudah terbit KTA Gerindra se Sulsel sekitar 500 ribu.

DPD juga akan mengoptimalkan tugas dan fungsi mobil ambulance gratis sebanyak 24 armada, yang terbagi di setiap kabupaten kota se Sulsel, untuk terus melayani masyarakat miskin. Juga segera meresmikan 1.000 warung Garuda sekaligus sebagai posko pemenangan yang tersebar sampai ke pelosok, dan diharapkan rampung sampai akhir Agustus 2018.

“Penjaringan caleg melalui mekanisme survei, sehingga tingkat keterpilihan tergambar lebih awal sesuai yang direkrut adalah tokoh pemuda, tokoh agama, tokoh masyarakat, tokoh perempuan dan utamanya kader Gerindra yang memiliki kemampuan keterpilihan yang tinggi,” jelasnya.

Pakar Politik Unibos Makassar, Arief Wicaksono, menilai, Gerindra harus kerja ekstra jika ingin mencapai target sesuai yang diinginkan. Target 90 persen hingga 100 persen disebut kurang realistis. Mengingat kondisi Sulsel yang masih didominasi Golkar, dan disusul oleh Demokrat.

“Jika bahasa 90 persen itu untuk wacana, saya sepakat saja, sekaligus sosialisasi target. Namun, penting juga mempelajari bagaimana pola pembagian kekuasaan di Sulsel ini terbentuk,” imbuhnya.

Jika pengurus Gerindra mau target itu tercapai, Gerindra Sulsel mulai dari sekarang harus lebih massif dalam menggalang dukungan masyarakat terhadap partai.

“Dalam jangka pendek bisa dikalkulasi melalui capaian di pilkada serentak kabupaten/kota dan provinsi,” pungkasnya. (*)

 


div>