SELASA , 11 DESEMBER 2018

Gerindra-Demokrat Bisa Jadi Penyeimbang

Reporter:

Editor:

asharabdullah

Sabtu , 09 September 2017 11:08
Gerindra-Demokrat Bisa Jadi Penyeimbang

Karikatur. (Doc.RakyatSulsel)

MAKASSAR, RAKYATSULSEL.COM – Partai Gerindra dan Demokrat dinilai bisa mengimbangi strategi politik yang dibangun koalisi Golkar-NasDem, baik di Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) 12 daerah maupun Pemilihan Gubernur (Pilgub) Sulsel 2018 mendatang.

Apalagi, jumlah kursi Gerindra dan Demokrat di DPRD Sulsel apabila digabung telah mencukupi jumlah kursi untuk dapat maju melalui jalur partai politik.

Hal tersebut, dikatakan oleh Pakar Politik Universitas Bosowa (Unibos) Makassar, Arief Wicaksono. Dimana lanjutnya, kekuatan Gerindra dan Demokrat patut diperhitungkan bahkan bisa menjadi saingan kuat bagi koalisi Golkar-NasDem.

“Gerindra-Demokrat jika berkoalisi bisa cukup kuat, apalagi di level Provinsi, yang kalau digabung punya 22 kursi. Jika, melawan koalisi Golkar-Nasdem saya kira akan cukup menarik itu,” ungkapnya, Jumat (8/9) kemarin.

Terpisah, Pakar Politik Universitas Muhammadiyah (Unismuh) Makassar, Andi Luhur Prianto menilai, secara komposisi, Golkar, NasDem, Demokrat, dan Gerindra merupakan partai peraih suara terbanyak.

Polarisasi dan Formasi koalisi akan menjadi lebih sederhana, jika ke empat partai ini tidak berada salam satu poros koalisi yang sama. Bahkan, sangat menunjang terjadinya kompetisi head to head, kalau Gerindra-Demokrat dan Golkar-Nasdem konsisten.

“Menarik kalau itu bisa terjadi, apalagi keempat partai inikan peraih suara terbanyak. Bisa jadi akan terbangun head to head antar koalisi parpol besar ini. Partai-partai lain tinggal mengikuti arus utama koalisi besar itu,” terang Luhur.


div>