RABU , 26 SEPTEMBER 2018

Gerindra Sidrap Kawal Petani Kacang Koro

Reporter:

Editor:

rakyat-admin

Minggu , 30 September 2012 12:19
Gerindra Sidrap Kawal Petani Kacang Koro

Logo Partai Gerindra

SIDRAP-Pasangan bakal calon Gubernur-Wakil Gubernur Sulsel dari Dewan Pengurus Daerah (DPD) Partai Gerakan Indonesia Raya (Gerindra) Sulsel, Andi Rudiyanto Asapa-Andi Nawir Pasinringi (Garuda’Na), terus melakukan berbagai macam jurus dalam menarik simpati dengan masyarakat. Salah satunya, dengan mengawal petani kacang karo di Kabupaten Sidenreng-Rappang (Sidrap).

Ketua Dewan Pembina Cabang (DPC) Gerindra Sidrap, yang juga menjadi tim pemenangan Garuda’Na Sidrap, Ir Mulyono Andi Samandang, mengatakan, dalam empat bulan terakhir tim Garuda’Na Sidrap telah mengawal petani kacang koro, yang tersebar di berbagai kecamatan di Sidrap.

Lebih jauh Mulyono, menjelaskan, melakukan pengawalan dengan petani kacang karo tentu dalam rangka meningkatkan raihan suara Garuda’Na. Meski demikian sosialisasi dalam bentuk yang lain, tetap gencar dilakukan di Bumi Nenek Mallomo ini.

Hal ini dilakukan sebagai salah satu bentuk usaha dalam memaksimalkan potensi suara Garuda’Na. Terutama setelah pendaftran Garuda’Na di Kantor Pemilihan Umum (KPU) Sulsel, 13 September lalu.

Mulyono mengakui, apa yang dilakukannya ini dianggapnya bisa lebih optimal dan efisien mengingat dalam melakukan pendekatan kepada masyarakat kadang diperlukan pendekatan yang tanpa memobilisasi massa, sehingga operasi yang dalam bentuk interaksi dengan petani kacang koro yang dilakukan akan bisa berdampak positif.

Bahkan secara spontan, lanjut Mulyono, apa yang dilakukan DPC Gerindra di wilayah penghasil beras ini, telah meningkatkan simpati masyarakat dalam membantu Garuda’Na dalam memenangkan gawean politik, menuju pemilihan Gubernur Sulsel Januari mendatang.

“Dengan segala langkah yang dilakukan kami optimis Garuda’Na meraih dukungan yang maksimal,” ungkapnya, Jumat (28/9).

Sementara, salah satu pengurus harian DPD Gerindra Sulsel, Hj Nurul Safitri, mengungkapkan, apa yang dilakukannya oleh Gerindra, tim relawan dan tim pemenangan di kabupaten sentra produksi pangan di Sulsel ini, dengan mengawal petani kacang koro, bukan hanya untuk kepentingan politik semata, namun lebih dari itu. Langkah ini ditempuh mengingat akan semakin pentingnya peningkatan hasil produksi di wilayah ini untuk menjaga stok pangan di daerah Sulsel.

“Tentu yang kami lakukan dalam rangka kepedulian kita kepada petani dan dalam hal ini partai Gerindra ingin mengadvokasi petani, sebab petani merupakan pilihan profesi di masyarakat yang memiliki kontribusi yang tak boleh dipandang sebelah mata,” ungkap Safitri.

Apalagi dalam kapasitasnya calon gubernur Sulsel, Rudiyanto adalah Ketua Himpunan Kerukunan Tani Indonesia (HKTI) Sulsel.

Terpisah, Ketua Kelompok Kerja (Pokja) Garuda’Na, Ir Rivai Mappeaty, mengungkapkan, Garuda’Na dalam pilihan sosialisasinya di beberapa tempat lebih memilih untuk menggunakan kampanye senyap.

“Kan kampanye itu macam-macam. Kita lihat kadang kandidat melakukan hard power Garuda’Na dalam sosialisasinya ingin melakukan soft power dan smart power. Apalagi, dengan visi misi Garuda’Na yang menginginkan ekonomi kerakyatan, proteksi pasar dari kekuatan dominan,” terangnya.

Tentunya sosialisai di Sulsel akan berjalan dengan optimal, mengingat keinginan besar Garuda’Na, untuk melakukan perubahan mendasar di Sulsel. (RS11/dul/C)


Tag
div>