RABU , 21 NOVEMBER 2018

Getar Tuntut PLN Turunkan Tarif Listrik

Reporter:

Editor:

doelbeckz

Rabu , 10 Mei 2017 15:27
Getar Tuntut PLN Turunkan Tarif Listrik

Ilustrasi.

MAKASSAR, RAKYATSULSEL.COM – Gerakan Taat Regulasi (Getar) Indonesia menggelar aksi demonstrasi di depan Kantor PLN Sulselbar, Selasa (9/5). Unjuk rasa ini menyikpai kebijakan pemerintah bersama PT PLN Persero terkait kenaikan Tarif Dasar Listrik (TDL).

“Aksi yang kita lakukan untuk menuntut PLN Sulselbar terkait tarif dasar listrik dan juga temuan di lapangan adanya pungutan liar yang dilakukan oknum petugas PLN,” ujar Jenderal Lapangan, Syamsumarlin diberitakan Rakyat Sulsel, Rabu (10/5).

Ia mengatakan, selain menuntut untuk menurunkan TDL, ia juga meminta General Manager (GM) dari PLN Sulselbar untuk mengawasi setiap petugas yang turun ke lapangan untuk memeriksa meter listrik masyarakat.

“Di lapangan ini kita menemukan petugas yang tidak transparan yang terindikasi pungutan liar misalnya menaikkan KWH listrik tanpa adanya transparansi nah hal ini kita tuntut juga ke PLN Sulselbar,” bebernya.

Sementara itu, Manager Niaga PLN Sulselbar, Aris mengatakan pihaknya akan terbuka tehadap berbagai masukan dari pihak manapun. Ia akan menindaklanjuti aspirasi dari Getar Indonesia ke pimpinan.

“Kami juga butuh masukan untuk membuat PLN Sulselbar bekerja lebih baik lagi. Yang perlu diketahui bahwa sampai saat ini tidak ada kenaikan TDL,” ujar Aris.

Sebagai informasi, tarif listrik rumah tangga mampu, daya 900 Volt Ampere (VA) mengalami penyesuaian, yakni pengurangan subsidi listrik secara bertahap. Penyesuaian ini berlaku hanya untuk pelanggan mampu. Sedangkan untuk rumah tangga miskin dan tidak mampu daya 900 VA sesuai Data Terpadu Program penanganan Fakir Miskin tetap diberikan subsidi yakni hanya dengan membayar tarif sebesar Rp 605/kWh. (***)


div>