KAMIS , 16 AGUSTUS 2018

GMPJB Desak Bupati Jeneponto Copot Kepala DPKP

Reporter:

Jejeth Aprianto

Editor:

asharabdullah

Jumat , 27 Juli 2018 16:00
GMPJB Desak Bupati Jeneponto Copot Kepala DPKP

Sejumlah Mahasiswa yang tergabung dalam Gerakan Mahasiswa dan Pemuda Jeneponto Bersatu (GMPJB) menggelar aksi di depan Kantor Bupati Jeneponto, Jalan Lanto Daeng Pasewang, Kelurahan Empoang, Kecamatan Binamu, Jumat (27/7). )jejeth/RakyatSulsel)

JENEPONTO, RAKYATSULSEL.COM – Sejumlah Mahasiswa yang tergabung dalam Gerakan Mahasiswa dan Pemuda Jeneponto Bersatu (GMPJB) menggelar aksi di depan Kantor Bupati Jeneponto, Jalan Lanto Daeng Pasewang, Kelurahan Empoang, Kecamatan Binamu, Jumat (27/7).

Mereka mendesak Bupati Jeneponto untuk mencopot Kepala Dinas Perumahan Kawasan Pemukiman dan Pertanahan (DPKP) Jeneponto.

Penanggung Jawab Aksi, Irsan Karsa menuturkan, adanya ketidak sesuaian antara anggaran dan pengadaan Proyek Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) yang dipihak ketigakan ke PT. Tri Kas Bungeng Turatea.

Dia menduga, ada kongkalikong antara Kepala DPKP dengan PT. Tri Kas Bungeng Turatea. Aggaran sebesar Rp. 3,6 miliar harusnya sejalan dengan kualitas material yang disalurkan ke keluarga penerima bantuan.

“Kami meminta kepada bapak Bupati Jeneponto agar segera mencopot kepala dinas terkait, kami menduga ada kongkalikong antara kepala dinas dengan PT. Tri Kas Bungeng Turatea,” tegas Irsan Karsa saat orasi.

Dia juga meminta kepala dinas serta PT. Tri Kas Bungeng Turatea untuk bertanggung terhadap ketidak sesuaian terhadap pengadaan RTLH.

“Tipikor dan Kejari Jeneponto harus memeriksa Kadis, pihak Satker dan rekanan yang kami duga telah melanggar hukum,” tambahnya.

Aksi tersebut dikawal ketat oleh pihak kepolisian dan Satpol pp hingga selesai. (*)


div>