RABU , 17 OKTOBER 2018

GMPJB Desak Kejari Jeneponto Usut Kasus Korupsi proyek RTLH

Reporter:

Jejeth Aprianto

Editor:

asharabdullah

Kamis , 02 Agustus 2018 23:00
GMPJB Desak Kejari Jeneponto Usut Kasus Korupsi proyek RTLH

Sejumlah Mahasiswa yang tergabung dalam Gerakan Mahasiswa dan Pemuda Jeneponto Bersatu (GMPJB) menggelar aksi di depan Kantor Kejaksaan Negeri (Kejari), Kamis (2/8). (jejeth/RakyatSulsel)

JENEPONTO, RAKYATSULSEL.COM – Sejumlah Mahasiswa yang tergabung dalam Gerakan Mahasiswa dan Pemuda Jeneponto Bersatu (GMPJB) menggelar aksi di depan Kantor Kejaksaan Negeri (Kejari), Kamis (2/8).

Mereka mendesak Kejari untuk mengusut tuntas kasus dugaan korupsi proyek Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) yang menelan anggaran sebesar Rp 3 miliar lebih yang bersumber dari APBN 2017.

Penanggung Jawab Aksi GMPJB Irsan Karsa mengatakan, ada ketidak sesuaian antara anggaran dan pengadaan Proyek RTLH yang dipihak ketigakan ke PT. Tri Kas Bungeng Turatea.

Dia menduga, ada kongkalikong antara Kepala Dinas Perumahan Kawasan Pemukiman dan Pertanahan dengan PT. Tri Kas Bungeng Turatea.

“Kami meminta kepada Bapak Bupati Jeneponto agar segera mencopot kepala dinas terkait, kami menduga ada kongkalikong antara kepala dinas dengan PT. Tri Kas Bungeng Turatea,” tegas Irsan Karsa saat orasi. (*)


div>