KAMIS , 22 NOVEMBER 2018

Golkar Akhirnya Copot Rahmansyah – Rismawati dari Dewan

Reporter:

Suryadi Maswatu

Editor:

asharabdullah

Rabu , 23 Mei 2018 11:18
Golkar Akhirnya Copot Rahmansyah – Rismawati dari Dewan

Partai Golkar

– Imbas Tak Dukung NH – Aziz

MAKASSAR, RAKYATSULSEL.COM – Rahmansyah dan Rismawati Kadir Nyampa, kini tidak lagi berstatus Anggota DPRD Sulsel. Keduanya dicopot oleh Partai Golkar, karena mendukung Ichsan Yasin Limpo – Andi Mudzakkar di Pemilihan Gubernur (Pilgub) Sulsel.

“Fraksi Partai Golkar sebagai perpanjangan tangan partai, keduanya telah diberhentikan dari keanggotaan oleh DPP. Tidak wajar kalau mereka masih mengaku anggota dewan,” kata Anggota Fraksi Partai Golkar DPRD Sulsel, Hoist Bachtiar, Selasa (22/5) kemarin.

Partai menganggap keduanya tidak taat perintah, karena tidak mendukung Nurdin Halid – Aziz Qahhar Mudzakkar (NH-Aziz).

“Fraksi Partai Golkar bukan kejam, tapi tegas. Ini menyangkut perintah partai yang tidak dijalankannya,” ujar Pelaksana Tugas Ketua DPD II Golkar Kabupaten Gowa Sulsel itu.

Kendati berbeda dengan kasus dua legislator dari partai lain seperti Taufik Zainuddin asal PPP dan Andi Takdir Hasyim dari Partai Hanura yang juga punya masalah internal, namun nasib mereka belum dipecat secara resmi.

“Harus disadari oleh mereka berdua bahwa mereka sudah memilih untuk tidak mentaati perintah partai dan saya yakin mereka sudah tau konsekuensinya,” tegasnya.

Anggota Komisi C DPRD Sulsel ini memberikan nasihat bahwa apa yang dilakukan keduanya tentu adalah sebuah kesalahan serta tidak diakui partai. “Jadi sudahlah, jalani saja pilihan itu. Mereka sudah memilih jalannya masing-masing dengan tidak mentaati perintah partai,” katanya.

Sebelumnya, Rahmansyah memberikan pernyataan yang sangat kontroversi dengan menyebut Fraksi Partai Golkar Sulsel kejam.

“Fraksi Golkar itu kejam,” ujarnya saat berada di Gedung Tower DPRD Sulsel, Makassar, Senin (21/5).
Pernyataan itu diucapkan karena jengkel kehadirannya tidak direspon pengurus fraksi.

Tidak hanya Rahmansyah, Rismawati Kadir Nyampa ikut membantu menambahkan komentar pedas rekan sejawatnya itu dengan mengatakan dirinya kecewa kader diperlakukan seperti iti.

Risma juga mengungkapkan kini namanya tidak terdaftar di absen fraksi partai berlambang beringin rindang itu termasuk gajinya selalu dipotong setiap bulan oleh fraksi.

Dirinya beralasan, selama ini bersama Rahmansyah tidak pernah melakukan perlawanan kepada partai, apalagi membangkang. Bahkan selalu memberikan kontribusi pada setiap kegiatan Golkar Sulsel.

“Kami selalu patuh dan tunduk pada perintah partai, untuk biaya Pilgub pun kami tetap berkontribusi kepada partai,” kata politisi Golkar asal Daerah Pemilihan (Dapil) Gowa dan Takalar itu.

Sekedar diketahui, Rahmansyah terpilih sebagai Anggota DPRD Sulsel pada Pemilu Legislatif 2014 lalu dengan mengantongi 21.849 suara. Sedangkan Rismawati adalah Pengganti Antara Waktu (PAW) Tenri Olle Yasin Limpo. Tenri Olle YL diganti oleh Rismawati karena maju di Pilkada Gowa 2015 lalu. Ia memperoleh dukungan 17.828 suara. (*)


div>