SELASA , 20 NOVEMBER 2018

Golkar dan Gerindra Kritik SiLPA APBD 2016 Bulukumba

Reporter:

Editor:

doelbeckz

Senin , 14 Agustus 2017 12:05
Golkar dan Gerindra Kritik SiLPA APBD 2016 Bulukumba

Anggota DPRD Bulukumba, Abdul Waris. foto: salahuddin/rakyatsulsel.

anggota DPRD Bulukumba, Abdul Waris.

 

BULUKUMBA, RAKYATSULSEL.COM – Delapan Fraksi di DPRD Bulukumba sepakat menerima ranperda pelaksanaan pertanggung jawaban APBD Bulukumba 2016 menjadi Perda.

Delapan fraksi F-Golkar, F-Gerindra, F-PAN, F-PPP, F-Demokrat, F-Bintang Keadilan, F-Bulukumba Hebat, serta F-Nasdem menyampaikan hal itu pada sidang paripurna dengan agenda penyampaikan pendapat akhir fraksi yang dipimpin Ketua DPRD Bulukumba, HA Hamzah Pangki.

Fraksi Golkar dan Fraksi Gerindra, mengkritik besarnya sisa lebih pembiayaa anggaran atau SiLPA APBD 2016 yang jumlahnya mencapai Rp92,6 miliar. SiLPA adalah sisa uang yang tidak habis dibelanjakan ditahun anggaran 2016 lalu.

“Besarnya SiLPA yang mencapai Rp92 miliar bukanlah sebuah prestasi,” kata Abd Waris, Juru Bicara F-Gerindra.

Waris mengatakan, bersanya SiLPA APBD 2016 menunjukkan ada proyek yang tidak selesai ditahun 2016.

Senada dengan Gerindra, F-Golkar juga berpandangan yang sama. “Besarnya SiLPA menunjukkan masih banyak proyek yang tidak selesai di tahun 2016,”kata Bahtiar Ilham, Juru Bicara F-Golkar.

Untuk itu, F-Gerindra dan F-Golkar meminta kepada Pemkab Bulukumba untuk melakukan perbaikan di tahun 2017 ini. (***)


div>