SENIN , 10 DESEMBER 2018

Golkar Dituntut Menang di Takalar

Reporter:

Editor:

rakyat-admin

Sabtu , 09 April 2016 09:34
Golkar Dituntut Menang di Takalar

int

MAKASSAR, RAKYATSULSEL.COM – Partai Golkar layak memiliki ambisi memenangkan pertarungan pada Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Takalar 2017 mendatang.

Prestasi yang tidak terlalu membanggakan pada pilkada serentak 9 Desember lalu, menjadikan kemenangan Golkar di Pilkada Takalar bisa menjadi pemicu untuk memenangkan pilkada di 12 Kabupaten/kota lainnya di 2018.

Dituntut sebagai partai pemenang, Golkar pun mulai menyusun skenario. Salah satunya adalah mempaketkan kembali pasangan Burhanuddin Baharuddin – Natsir Ibrahim, meskipun issu pecah kongsi keduanya terus mengemuka.

Koordinator Badan Pemenangan Pemilu (Bappilu) DPD II Golkar Takalar, Muhidin Mursali mengungkapkan partainya akan melakukan proses penjaringan pada 6-9 April 2016. Namun di tingkat Pimpinan Anak Cabang (PAC), penjaringan tengah dilakukan.

Dari sembilan kecamatan yang ada, masing-masing PAC mengusulkan ketua DPD II Golkar Takalar Natsir Ibrahim dan Burhanuddin Baharuddin untuk diusung Golkar. Meskipun terdapat beberapa PAC yang juga memasukkan nama tambahan seperti Ketua DPRD Takalar Jabir Bonto dan Ketua AMPG Takalar Bahtiar Siriwa.

” Masing-masing PAC mengusulkan minimal dua nama untuk diteruskan ke DPD II, yang berasal dari kader internal, secara umum PAC masih menginginkan Pak Bur dan Deng Nojeng ” ujarnya.

[NEXT-RASUL]

Muhidin menambahkan setelah batas penjaringan, Golkar Takalar akan menggelar pleno untuk mengerucutkan sejumlah nama yang terjaring menjadi minimal lima dan maksimal sepuluh nama.

Nama-nama tersebut selanjutnya akan diteruskan ke DPD I Golkar Sulsel untuk melakukan pemaparan visi misi. Dari proses tersebut, DPD I akan mengerucutkan kembali menjadi tiga nama untuk diserahkan kepada DPP dalam penerbitan SK penetapan usungan.

” Hasil penjaringan di tingkat DPD II akan ditindak lanjuti selanjutnya di DPD I. Nanti dilihat seperti apa komitmen para figur membangun daerah dan mengedepankan semangat kekaryaan Golkar, dari situ akan muncul tiga nama, yang selanjutnya ditetapkan oleh DPP,” jelasnya.

Terkait dengan peluang dipaketkannya kembali Burhanuddin Baharuddin – Natsir Ibrahim di Pilkada, Muhidin mengaku hal tersebut bisa saja terjadi. Apalagi sebagian besar kader Golkar di Takalar menginginkan agar jalannya pemerintahan di Kabupaten Takalar kembali dilanjutkan dengan paket yang sama.

” Harapan mayoritas kader Golkar dan saya kira harapan masyarakat Takalar juga masih menginginkan agar paket Bur-Nojeng ini dipertahankan, karena selama ini terbukti cukup efektif dalam menjalankan kebijakan pemerintahan,” terangnya.

Meski demikian Muhiddin mengaku bahwa keputusan politik sangat tergantung dari peran dan pertimbangan partai di tingkat DPP. “Semua kemungkinan bisa terjadi (Bur-Nojeng), sebagai kader kita maunya seperti itu.

[NEXT-RASUL]

Golkar ini besar di Takalar, tinggal bagaimana kita menunggu pertimbangan-pertimbangan dari DPP. yang jelasnya PAC sudah mengusulkan dan nama-nama yang muncul itu rata-rata tertera nama Pak Bur dan Deng Nojeng,” ujarnya.

Kemungkinan kembalinya diusung Burhanuddin Baharuddin – Natsir Ibrahim di pilkada Takalar 2017, Juga dikemukakan wakil ketua Golkar Sulsel Arfandy idris.

Menurutnya, keduanya merupakan kader Golkar yang dinilai memiliki prestasi baik di partai politik maupun di pemerintahan.Meski demikian, Golkar terlebih dahulu akan melakukan mekanisme Survey sebelum menetapkan usungannya di Pilkada.

Arfandy menyebutkan bahwa Golkar Sulsel untuk pilkada Takalar akan menggelar Survey pada Mei mendatang, dengan asumsi pilkada Takalar dihelat pada Februari 2017,”keduanya akan kita Survey karena mereka ini kader Golkar, jika hasil elektabilitasnya baik, maka tentunya kita akan pertahankan,”ujarnya.

Menurut Arfandy, untuk mengusung incumbent, pendekatan yang dipakai Golkar adalah sejauh mana popularitas incumbent selama ini dalam menjalankan pemerintahan di Takalar,”jika masyarakat puas tentunya elektabilitasnya akan baik, dan tentuya tingkat kepuasan masyarakat tehadap jalannya pemerintahan yang dilakukan oleh incumbent menjadi indikator khusus bagi Golkar untuk mengusung kembali atau tidak,”tandasnya.

Terkait hal itu, Arfandy menghimbau kepada setiap kader Golkar yang ingin maju di pilkada Takalar untuk mempersiapkan diri dan mengintensifkan sosialisasi kepada masyarakat.

[NEXT-RASUL]

Pihaknya juga tidak menutup ruang, bagi kader Golkar untuk mempersiapkan alternatif dukungan melalui jalur independen, mengingat kondisi Golkar belum sepenuhnya lepas dari konflik.”tidak masalah jika mereka mempersiapkan alternatif itu,”tandasnya.(D)


div>