SABTU , 20 OKTOBER 2018

Golkar Target Rekrut 1200 Ribu Kader Baru di Sulsel

Reporter:

Editor:

dedi

Senin , 19 Desember 2016 21:45
Golkar Target Rekrut 1200 Ribu Kader Baru di Sulsel

Ilustrasi

LUWU TIMUR, RAKYATSULSEL.COM – Untuk keluar sebagai partai pemenang, Golkar DPD Sulsel telah menargetkan akan merekrut 1200 Ribu Kader baru. Dengan demikian Golkar akan memiliki suara dasar Satu juta lebih.

Demikian dikatakan Arfan Idris Wakil Ketua OKK saat membawakan materi Workshop Golkar keGolkaran yang berlangsung di Gedung Simpurusiang Malili, Senin (19/12) sore tadi.

Menurut Arfan, pengurus Golkar di masing- masing daerah harus merekrut kader baru ditingkat desa sebanyak Seratus Orang perdesa. “Ini harus kita lakukan jika kita ingin menang dan merebut kembali kejayaan,” ujar Arfan.

Selain itu, Golkar di daerah harus membuat Rumah Pelayanan Karya. Rumah tersebut harus ada di masing-masing Daerah Pemilihan yang ada di setiap kabupaten Kota.

Rumah Kekaryaan ini semacam Rumah Aspirasi, warga bisa datang menyampaikan aspirasinya. Olehnya itu, yang bertanggung jawab atas Rumah tersebut adalah para anggota dewan sesuai dengan Daerah Pemilihannya masing-masing.

Tak hanya itu, partai juga akan membuka Koperasi Primer, koprasi ini nantinya akan memodali usaha warga bagi yang ingin berusaha.  “Nanti koperasi ini bisa memberikan pinjaman modal kepada para pedagang, hal ini dimaksudkan agar masyarakat bisa merasakan langsung dampak positif dari adanya Partai,” papar Arfan.
NEXT-RASUL]
Sementara, Bupati Lutim Muhammad Thoriq Husler dalam kapasitasnya sebagai ketua Kosgoro, dalam kesempatan tersebut menitik beratkan pada pembinaan kader dan loyalitas kader. Karena selama ini partai hanya dijadikan kendaraan, setelah berhasil maka partai dilupakan.

Diterangkannya, Golkar ini di bentuk oleh TNI dan berbagai Organisasi Kekaryaan, tujuannya waktu itu untuk membendung PKI yang akan merubah konstitusi, “Waktu itu namanya Sekber Golkar,” kata Husler

Seiring dengan waktu maka berganti nama menjadi Partai Golkar, yang memposisikan dirinya sebagai Partai kader. Golkar sudah sangat mewarnai NKRI.

Setelah menjadi Partai besar, maka kader Golkar haruslah kader yang loyal, disiplin, berani dan berkualitas. Sehingga kader yang dihasilkan bisa diterima di masyarakat.

“Kehadiran Kader itu harus memberi manfaat buat partai dan masyarakat, jika hanya untuk menyusahkan itu bukan kader, itu penumpang gelap,” tegas Husler

Untuk Lutim, Husler mengatakan Golkar akan menambah jumlah perolehan kursi, ini bukan hal yang mustahil, maka nya kita harus bekerja ekstra merebut hati rakyat.

Workshop ini dihadiri seluruh kader Golkar di Lutim termasuk anggota dewan. Workshop ini sebagai pencerahan untuk menanamkan loyalitas kader terhadao partai menjelang Musyawarah Daerah yang akan direncanakan 5 Januari 2017 nanti. (Baim)


div>