SENIN , 17 DESEMBER 2018

Gowa Raih Kabupaten Layak Anak

Reporter:

Arif Saeni

Editor:

Selasa , 24 Juli 2018 10:07
Gowa Raih Kabupaten Layak Anak

Bupati Gowa, Adnan Purichta Ichsan saat menerima Penghargaan sebagai Kabupaten Layak Anak di Dyandra Convention Hall, Surabaya, Jawa Timur, Senin (23/7) malam.

GOWA, RAKYATSULSEL.COM – Kabupaten Gowa dibawah kepimpinan Bupati Gowa, Adnan Purichta Ichsan kembali meraih penghargaan skala nasional. Penghargaan sebagai Kabupaten Layak Anak.

Penghargaan ini diserahkan langsung Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak RI, Prof Yohana Yembise yang berlangsung pada puncak Penganugerahan Kabupaten/Kota Layak Anak 2018 di Dyandra Convention Hall, Surabaya, Jawa Timur, Senin (23/7) malam.

Yohana Susana Yembise mengatakan, penghargaan ini tidaklah mudah karena butuh komitmen dari Pemerintah Kabupaten/Kota. “Penghargaan KLA menilai sejauh mana komitmen Pemkab maupun Pemkot terhadap anak, terkhusus perlindungan dan pemenuhan hak dan tumbuh kembang anak. KLA buah kerjasama dari SKPD yang ada di Pemkab yang menjabarkan urusan anak dan perempuan sebagai urusan wajib pemerintahan daerah,” jelasnya.

Sementara Bupati Gowa Adnan Purichta Ichsan mengatakan, kabupaten layak anak sudah menjadi komitmennya sejak awal masa jabatannya memegang roda pemerintahan di Gowa.

“Sejak awal pemerintahan saya sudah berkomitmen menjadikan Gowa sebagai KLA. Program ini terintegrasi dengan visi saya menjadikan Gowa sebagai kabupaten pendidikan pertama di Sulsel. Syukurlah setelah berjalan dua tahun dengan kerja-kerja semua elemen akhirnya membawa kita meraih Kabupaten Layak Anak untuk pertama kalinya,” urai orang nomor satu di Gowa ini.

Sementara itu, Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Kabupaten Gowa, Kawaidah Alham yang turut hadir mendampingi Bupati Gowa pada penerimaan penganugerahan KLS ini menjelaskan terkait penilaian.

“Penilaian untuk mendapatkan predikat KLA lumayan berat. Ada 24 indikator penilaian meliputi 5 klaster penilaian. Kelima klaster ini meliputi hak sipil dan kebebasan, lingkungan keluarga dan pengasuhan alternatif, kesehatan dasar dan kesejahteraan, Pendidikan pemanfataan waktu luang serta perlindungan khusus,” jelasnya.

Ketua Gugus Tugas KLA, Taufiq Mursad mengatakan,  KLA berdasarkan parameter semua instansi yang mengambil peran sesuai tupoksi menciptakan atmosfir sesuai paramater kelayakan anak.

“Hal  utama KLA ditunjang dari good will pemimpin didukung dengan berbagai pihak yang terlibat didalamnya,” tambahnya disela-sela penerimaan penghargaan yang bertepatan dengan Peringatan Hari Anak Nasional.

Penghargaan ini merupakan pertama kali diraih oleh Kabupaten Gowa. Ada empat kategori penghargaan KLA, masing-masing Pratama yang diraih oleh 113 Kabupaten/Kota, Madya 51 kabupaten/kota, Nindya 11 kota, dan Utama 2 kota. Sehingga total ada 117  kabupaten /kota yang meraih predikat KLA dari 509 Kota/kabupaten. (*)


div>