Kamis, 25 Mei 2017

Grab: Revisi Aturan Taksi Online Ketinggalan Zaman

Selasa , 21 Maret 2017 12:01

RAKYATSULSEL.COM - Pengelola aplikasi jaringan transportasi Grab cukup keras mengkritik rencana pemerintah melakukan revisi regulasi yang mengatur layanan mobil panggilan, termasuk Uber dan Go-Jek. Grab mengatakan bahwa draf revisi aturan tersebut “sudah ketinggalan zaman” Peraturan yang hendak direvisi itu adalah Peraturan Menteri Perhubungan Nomor 32 Tahun 2016 tentang Penyelenggaraan Angkutan Orang Dengan Kendaraan Bermotor Umum Tidak Dalam Trayek, yang rencananya disahkan pada 1 April 2017.

Dalam sebuah pernyataan resmi, Grab berkata sejumlah poin revisi yang diajukan pekan lalu oleh Kementerian Perhubungan bernuansa proteksionis dan tidak pro terhadap konsumen.

“Peraturan ini akan membawa industri transportasi kembali ke cara-cara lama yang sudah ketinggalan zaman yang dilakukan oleh para pelaku usaha transportasi konvensional yang perlu untuk lebih berusaha untuk berinovasi dan memperbaiki layanan mereka kepada konsumen Indonesia,” tulis Grab dalam keterangan yang diterima kumparan
Totalnya ada 11 poin yang diubah dan ditambahkan oleh pemerintah dalam regulasi untuk taksi online itu.
Dari 11 poin itu, ada tiga hal yang sangat ditentang oleh Grab, juga oleh Go-Jek dan Uber.