KAMIS , 13 DESEMBER 2018

Gratifikasi Seks, Jaksa AS Segera Sidang

Reporter:

get_the_user_login

Editor:

doelbeckz

Selasa , 18 April 2017 10:58
Gratifikasi Seks, Jaksa AS Segera Sidang

Ilustrasi.

MAKASSAR, RAKYATSULSEL.COM – Kasus dugaan gratifikasi seks yang menyeret nama Kepala Seksi Perdata dan Tata Usaha Negara (Datun) Kejaksaan Negeri Selayar, AS terus berlanjut. Kasus ini telah melalui proses pemeriksaan Kejaksaan Tinggi (Kejati) Sulselbar.

AS bersama teman perempuannya berinisial HT beserta seluruh teman-teman yang ada di tempat kejadian perkara diperiksa.

Asisten Pengawas (Aswas) Kejati, Heri Jerman menceritakan, hasil pemeriksaan terhadap HT dan AS, diketahui HT keluar dari rumahnya sekira pukul 21.30 WITA menuju pasar melakukan aktivitas rumah tangga seperti biasa. Lalu pukul 22.30 WITA, HT ditemui teman suaminya di rumah AS. Pada saat itu HT dan AS duduk berduaan di lantai rumah dengan hanya menggunakan baju dalam dengan alasan, udara dalam ruangan panas.

“HT mengatakan tidak melakukan hubungan suami-istri,” ujar Heri Jerman diberitakan Rakyat Sulsel, Selasa (18/4).

Ia menilai, perbuatan Kasi Datun Kejari Selayar tersebut adalah perbuatan yang melanggar kode etik. Pasalnya AS menerima seseorang yang sedang berproses hukum. AS diketahui merupakan Jaksa Penuntut Umum (JPU) dari suami HT yang terseret kasus pencabulan anak di bawah umur.

“Kita tidak bisa membuktikan apakah mereka melakukan hubungan suami-istri karena itu memang tidak bisa dibuktikan, mereka saling mengelak ditambah situasi saat itu tidak ada orang lain,” kata Heri.

“Jadi saya berkesimpulan ada pelanggaran etika dan saya sarankan untuk diberikan sidang kode etik yang harus dikoordinasikan dulu dengan Kepala Kejaksaan Tinggi (Kajati) Sulselbar,” sambungnya.

[NEXT-RASUL]

Ia menambahkan, kasus ini belum mengarah pada dugaan gratifikasi seks karena masih perlu mendalami kejadian yang sebenarnya. Ia pun menilai bahwa kasus ini tidak mengarah pada hal jebak-menjebak.

“Kita tunggu saja sidangnya, nanti kita lihat perkembangannya siapa tahu dia lebih terbuka,” tutup Heri. (***)


div>