SELASA , 17 JULI 2018

Gubernur Ingin Ketemu Aktivis Walhi Bahas CPI

Reporter:

Editor:

Azis Kuba

Rabu , 03 Februari 2016 20:46

MAKASSAR,RAKYATSULSEL.COM – Gubernur Sulawesi Selatan (Sulsel) Syahrul Yasin Limpo, mengajak aktivis Wahana Lingkungan Hidup (Walhi) Sulsel untuk duduk bersama dan membahas apa saja yang dipersoalkan terkait gugatan Walhi dan Aliansi Selamatkan Pesisir (ASP) Makassar ke Pengadilan Tinggi Tata Usaha Negara (PTUN).

Ia menegaskan, pembangunan di kawasan CPI akan tetap berjalan meskipun ada protes dari sejumlah pihak. Namun, Syahrul mengaku akan tetap menyikapi protes tersebut sesuai aturan yang ada.

“Protesnya itu harus disikapi dengan aturan yang ada. Aturannya memenuhi tidak? Dimana negara yang tidak melakukan reklamasi? Tetapi, reklamasi yang ada di sana itu untuk rakyat. CPI itu untuk rakyat. Dimana kau dapat lagi ada tanah pemerintah 50 hektare di dalam kota? Atau mau dikasi lagi ke pengusaha? Ini untuk rakyat. Saya berharap, adek-adek di Walhi, ayo duduk sama-sama, dimana yang dipersoalkan. Masuk dalam konsepsi seperti apa, yang mana itu?,” ujarnya, Rabu (3/2)

Syahrul mempersilakan Walhi jika ingin menggugat keputusannya mengizinkan reklamasi tersebut. “Kenapa kalau dibangun pengusaha boleh? Ini untuk rakyat  kenapa dipersoalkan?” lanjutnya.

Menurutnya, CPI dibuat dengan beberapa pemikiran. Dikatakannya, CPI itu dalam rangka mempertahankan Pantai Losari yang lebih panjang. Sebab, kalau tidak, akan  habis tergerus. “Kita mau membuat Karebosi baru disana, karena Karebosi sudah sempit mana ada lagi mal diatasnya, jangan sampai dijual lagi sama orang lain,” tuturnya.


Tag
  • Izin CPI
  •  
    div>