RABU , 14 NOVEMBER 2018

Gubernur Minta UNM Ikut Perubahan Zaman

Reporter:

Editor:

doelbeckz

Rabu , 02 Agustus 2017 12:16
Gubernur Minta UNM Ikut Perubahan Zaman

Direktur Jenderal Pembelajaran dan Kemahasiswaan Kemenristek Dikti Indonesia, Prof Intan Ahmad memberikan sambutan ilmiah pada acara Dies Natalies UNM ke-56, di lantai 3 Gedung Phinisi UNM, Jl AP Pettarani Makassar, Selasa (1/8). fotpo: qudratullah/rakyatsulsel.

MAKASSAR, RAKYATSULSEL.COM – Gubernur Sulsel, Syahrul Yasin Limpo, meminta agar dosen dan mahasiswa (civitas akademika) kampus yang dulu bernama IKIP Ujungpandang, bisa mengikuti perkembangan zaman. Sulsel juga mengikuti perkembangan zaman dengan program e-goverment, meluncurkan aplikasi e-Panrita, sebuah aplikasi pendidikan yang memiliki banyak fitur, berfungsi memantau perkembangan aktivitas mengajar guru dan belajar siswa.

“Dosen dan mahasiswa lima tahun lalu jangan sama dengan sekarang atau lima tahun ke depan. Tidak boleh ketinggalan zaman, termasuk di bidang akademik. Setiap saat terjadi perubahan,” kata Syahrul, saat menghadiri Dies Natalis Universitas Negeri Makassar (UNM) yang ke-56 tahun, di Gedung Phinisi UNM, Selasa (1/8).

Syahrul yang juga Ketua Dewan Pelindung UNM, menambahkan, saat ini perubahan terjadi begitu cepat. Inovasi sangat diperlukan di bidang pendidikan.

Sementara, Rapat Sidang Senat Terbuka pada Dies Natalis dibuka oleh Rektor UNM, Husain Syam. Dalam laporan tahunannya menyebutkan, di tahun 2017 untuk pertama kalinya kampus yang dipimpinnya memperoleh status akreditasi A.

“Setelah bertahun-tahun berstatus akreditasi C, lima tahun terakhir akreditasi B, akhirnya di tahun 2017 memperoleh akreditasi A,” sebut Husain diberitakan Rakyat Sulsel, Rabu (2/8).

Perolehan akreditasi A ini berlaku hingga tahun 2022 dan menempatkan UNM sebagai universitas kedua di Indonesia bagian timur setelah Universitas Hasanuddin. Saat ini, UNM memiliki 85 program studi (prodi). Prodi dengan akreditasi A berjumlah 14 prodi, akreditasi B berjumlah 65 prodi dan sisanya berakreditasi C dan beberapa prodi yang baru dibuka tahun ini.

“Untuk peringkat Sumber Daya Manusia (SDM) tahun 2017 berada pada peringkat ke empat dari 3.320 PTN/PTS di Indonesia. Jumlah dosen 886 orang,” lanjutnya.

Intan Ahmad selaku Direktorat Jendral Pembelajaran dan Kemahasiswaan Kemenristek Dikti menyampaikan orasi ilmiah terkait peluang dan tantangan perguruan tinggi di Abad 21. (***)

 


div>