MINGGU , 19 AGUSTUS 2018

Gubernur Syahrul: Pilkada Damai Tergantung pada Masyarakat

Reporter:

Editor:

hur

Rabu , 02 September 2015 15:57

PANGKEP, RAKYATSULSEL.COM – Gubernur Sulsel, Syahrul Yasin Limpo meminta kepada seluruh jajaran pemerintah, aparat negara dan elemen masyarakat agar bekerja keras menciptakan Pilkada yang aman dan damai di Kabupaten Pangkep. Karena itu, kepada semua pihak, Gubernur Syahrul meminta agar tidak mendramitisir setiap persoalan yang muncul dan menjadikan bahan provokasi yang dapat merusak jalannya Pilkada damai. Dia juga mengingatkan bahwa damai dan amannya pilkada, tergantung pada peran pemerintah dan seluruh masyarakat.

“Pilkada harus aman, pilkada harus tertib, pilkada harus damai. Semua itu tergantung kita. Jangan ada yang mendramitisir dan jangan ada yang memprovokasi,” kata Syahrul usai serah terima penjabat bupati Pangkep dari Syamsuddin Hamid kepada Ruslan Abu.

Ia menegaskan agar Pegawai Negeri Sipil, TNI dan Polri untuk teguh menjaga netraliatsnya sebagai pelayan masyarakat. Menurutnya, dengan netralitas aparatur negara dan profesionalisme penyelenggara pemilu, KPU dan Panwas maka harpan mewujudkan pilkada yang baik dan berkualitas bisa terwujud.”PNS,TNI dan polri harus netral. Biarkan berjalan biasa. Tugas KPU dan panwas harus berjalan dengan baik. Jangan keluar dari konteks hukum. Pelaksana tugas bupati harus mampu mengajak seluruh SKPD fokus pada tugas. Jangan sampai terkontaminasi ke kiri, atau ke kanan,” paparnya.

Sementara itu, Penjabat Bupati Pangkep, Ruslan Abu berjanji untuk menjaga netralitas PNS. Dia juga mengatakan akan mengefektifkan panwas dalam melakukan pengawasan terhadap pegawai, agar mereka tidak berpolitik dalam pilkada. Ruslan mengatakan, penekanan gubernur terkait netralitas PNS adalah hal yang perlu diperhatikan guna menjaga situasi Pangkep dalam pilkada agar tetap aman.

“Sebagai penjabat bupati, salah satu tugas saya adalah harus amanah menjaga netralitas PNS dengan mengefektifkan pengawasan,” tegasnya.


div>