SELASA , 13 NOVEMBER 2018

Guru Besar Unhas: Defisit APBD untuk Rakyat Seperti BPJS Gratis Itu Sah

Reporter:

Editor:

asharabdullah

Rabu , 04 April 2018 12:24
Guru Besar Unhas: Defisit APBD untuk Rakyat Seperti BPJS Gratis Itu Sah

Prof Dr Armin Arsyad. (ist)

SIDRAP, RAKYATSULSEL.COM – Rencana Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sidrap yang dikomandoi Rusdi Masse (RMS) sebagai bupati untuk merealisasikan program “BPJS Gratis” bagi masyarakat di Sidrap mendapat tanggapan positif dari guru besar Universitas Hasanuddin (Unhas) Prof Dr Armin Arsyad.

Prof Armin mengatakan, program membebaskan masyarakat dari pembayaran premi BPJS oleh Pemkab Sidrap adalah sebuah terobosan untuk meningkatkan kualitas hidup masyarakat Sidrap.

“Bupati Sidrap H Rusdi Masse itu tahu apa yang menjadi kebutuhan rakyatnya. Ini wajib dikawal karena pemenuhan hak dasar rakyat. Rakyat harus kawal ini karena ini untuk kepentingan rakyat pula,” jelas Prof Armin Arsyad, Rabu (4/4/2018).

Dia mengatakan, persoalan anggaran defisit itu sah sah saja. Sepanjang, lanjut pengamat pemerintahan dan politik ini, anggaran tersebut digunakan untuk kelentingan masyarakat. “Seperti BPJS gratis ini ya itu sah sah saja. Tidak ada masalah dengan defisit anggaran pemerintah, semua akan terselesaikan dengan baik, karena pemerintahan itu punya mekanisme tersendiri,” jelas Prof Armin.

Sekadar diketahui, sejumlah lawan politik Rusdi Masse melakukan perlawanan atas penerapan BPJS gratis dengan alasan anggaran Pemkab Sidrap defisit.

Tidak perlu khawatir, pemerintah kabupaten itu termasuk Sidrap tentu memiliki tim anggaran. Pasti tidak ada masalah dengan defisit sepanjang sesuai mekanisme dan batas toleransi.

“Ini soal pilihan dan Pak Bupati (RMS) memilih untuk pemenuhan kebutuhan rakyatnya,” ujar Prof Armin. (*)


div>