MINGGU , 18 FEBRUARI 2018

H-10 Idulfitri, Dishub Mulai Ramp Check

Reporter:

Editor:

doelbeckz

Rabu , 07 Juni 2017 12:15
H-10 Idulfitri, Dishub Mulai Ramp Check

Sopir dan kernet melakukan perbaikan armada bus di Terminal Regional Daya, Makassar, Minggu (4/6). Perbaikan dilakukan guna meminimalisasi hal yang tidak diinginkan saat perjalanan selama Ramadan. foto: asep/rakyatsulsel.

MAKASSAR, RAKYATSULSEL.COM – Demi menciptakan kenyamanan dan keamanan calon penumpang jelang musim mudik Idulfitri 1438 nanti, Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Makassar akan melakukan pengecekan kendaraan atau ramp check untuk mengetahui kelayakan angkutan umum.

Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Makassar, Mario Said mengaku bahwa pihaknya telah membentuk tim bersama Perusahaan Daerah (PD) Terminal Makassar Metro dan akan melakukan ramp check. Ini sebagai bentuk perhatian pemerintah dalam menciptakan kondisi yang aman dan meminimalisir potensi kecelakaan lalu lintas.

“Mengantisipasi musim mudik Lebaran Idulfitri 1438 H, kami di Dishub Makassar bersama PD Terminal Makassar Metro akan melakukan Ramp Check atau pengecekan kendaraan, khususnya terkait kelaikan jalan angkutan arus mudik tersebut,” ujar Mario diberitakan Rakyat Sulsel, Rabu (7/6).

Angkutan yang akan menjadi sasaran untuk dilakukan ramp check seperti bus dan mobil roda empat.

“Kami sudah siapkan petugas untuk melakukan ramp check. Sasarannya akan difokuskan terhadap kendaraan umum seperti bus ataupun non bus yang dinilai tidak laik jalan. Kita akan gelar H-10 lebaran di setiap terminal yang ada di Kota Makassar,” ujar Mario.

Selain melibatkan PD Terminal, pihaknya juga tengah mengkoordinasikan rencana tersebut kepada pihak Dishub Sulsel. Sebab, Dishub Sulsel juga mempunyai kewenangan untuk melakukan ramp check, terutama untuk pelaksanaan pemeriksaan angkutan mudik.

Mengenai tindakan yang akan diambil apabila menemukan angkutan yang tidak laik jalan, Mario akan merekomendasikan kepada Dishub Sulsel untuk menindak Perusahaan Otobus (PO) yang tetap mengoperasikan bus meski tidak laik.

“Ini kami lakukan karena kami ingin masyarakat yang menggunakan transportasi mudik bisa aman dan sampai ke tujuan dengan selamat,” pungkasnya. (***)


div>