SENIN , 15 OKTOBER 2018

Hadapi Pansus DPRD Enrekang, PTPN Tarik Ulur

Reporter:

Editor:

irsad ibrahim

Selasa , 27 Maret 2018 08:55
Hadapi Pansus DPRD Enrekang, PTPN Tarik Ulur

Bupati Enrekang Muslimin Bando salaman dengan Wakil Ketua DPRD Arfan Renggong saat menyerahkan RAPBD 2017 yang telah disahkan dalam sidang paripurna, Selasa (29/11). foto: abd aziz taba/rakyatsulsel.

ENREKANG, RAKYATSULSEL.COM — Direksi PT Perkebunan Nusantara (PTPN) XIV hadir di kantor DPRD Enrekang, Senin, 26 Maret. Mereka diminta memberikan keterangan terkait aktivitasnya di Kecamatan Maiwa yang meresahkan warga.

Rapat dengar pendapat itu juga dihadiri oleh pejabat pemkab Enrekang beserta elemen mahasiswa dan tokoh masyarakat. Anggota pansus bergantian mengajukan pertanyaan untuk pihak PTPN XIV yang telah habis masa HGU sejak 2003 silam.

Ketua DPRD Enrekang, Disman Duma, menuding PTPN XIV tidak menghargai pemkab. Pasalnya, pemkab sudah beberapa kali mengeluarkan surat rekomendasi untuk menghentikan aktivitasnya. Sayangnya, PTPN takk pernah mengindahkannya.

Hal senada juga disampaikan oleh Legislator Gerindra Enrekang, Mustain Sumaile. Ia beranggapan pihak PTPN XIV seharusnya menghentikan aktivitas di Kecamatan Maiwa karena izin HGU sudah kedaluwarsa.

“Kalau PTPN XIV taat hukum, harusnya menghentikan kegiatan mereka disana sampai ada kesepakatan dengan semua pihak,” ungkapnya.

Hanya saja, Sekretaris PTPN XIV Jemmy Jaya berkilah, keberadaan mereka hanya untuk mengelola aset negara sesuai amanah undang-undang. “Selain itu, ada surat Kementerian BUMN untuk mengoptimalkan lahan negara yang ada,” pungkasnya. (Fo)


div>