KAMIS , 15 NOVEMBER 2018

Hadiri Wisuda Unibos, L2Dikti : Selain Kerja, Pasangan Hidup Juga Penting

Reporter:

Suryadi Maswatu

Editor:

Iskanto

Selasa , 16 Oktober 2018 14:00
Hadiri Wisuda Unibos, L2Dikti : Selain Kerja, Pasangan Hidup Juga Penting

int

MAKAKSSAR, RAKYATSULSEL.COM – Universitas Bosowa (Unibos) Makassar, kembali menggelar wisuda program Sarjana dan Pascasarjana ke 54, periode II, Selasa (16/10).

Pada kesempatan ini, sebanyak 437 alumni diwisudakan. Selain itu dilakukan pengukuhan dua Guru besar bidang hukum yakni Prof. Dr. Marwan Mas dan Prof. Dr. Muh. Arfah Pattenreng.

Dalam sambutanya, Kepala Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi (L2Dikti) Wilayah IX Sulawesi, Prof. Dr. Jasruddin mengaku sangat mengapresiasi atas terselenggaranya wisuda yang dilakukan oleh Unibos Makassar.

Menurut Eks Direktur PPs UNM ini, dengan digelarnya wisuda, menandakan kampus Unibos adalah PTS terbaik dan sehat di wilayah L2Dikti Sulawesi.

“Salah satu yabg membanggakan adalah kamous Unibos masuk PTS terbaik 108 dinlingkup Dikti. Ini sungguh membanggakan bagi mahasiswa dan alumni untuk cepat bekerja,” ujarnya.

Prof Jasruddin juga menyampaikan rasa bangga atas tertibnya adiministrasi yang dikelolah management Unibos. Dimana mulai dari absensi kehadiran dan proses belajar mengajar menggunakan sistem berbasis online.

Kendati demikian, lanjut Guru Besar UNM Makassar ini, menyampaikan pesan moril kepada ratusan alumni S1 dan S2. Agar selesai dari kuliah, selain memikirkan bekerja, perlu juga memikirkan pendamping hidup untuk segerag menikah.

“Setelah wisudah, jangan hanya memikirkan jadi PNS. Akan tetapi memikirkan untuk jadi pengusaha. Lebih utama jangan lama menikah kalau bisa secepatnya, karena salah satu kesuksesan dalam hidup poin ke empat adalah dorongan pasangan atau pendamping,” canda Prof Jasruddin disambut Galak tawa.

Sementara itu, Rektor Unibos Makassar, Prof. Dr. Muh Saleh Pallu mengatakan besar harapan setiap alumni yang dihasilakan Unibos bisa menerapkan ilmu yang dimiliki selama duduk di bangku kuliah.

Selain itu, lanjut Guru besar itu, sebagai pimpinan kampus berpesan agar alumni tetap menjaga nama baik almamater di lingkungan masyarakat juga di dunia industri.

“Besar harapan agar alumni mampu menerapkan ilmu yang didapat selama ini. Lebih khusus kami juga berharap agar bisa cepat mendapat pekerjaan,” harap Prof Saleh. (*)


div>