RABU , 13 DESEMBER 2017

Hajat Pemprov di Tiga Tahun Jokowi-JK

Reporter:

Editor:

asharabdullah

Sabtu , 21 Oktober 2017 14:35
Hajat Pemprov di Tiga Tahun Jokowi-JK

REL KERETA API. Suasana pengerjaan jalur kereta api Trans Sulawesi di Pekkae, Barru, Sulsel, beberapa waktu lalu. ASEP/RAKYATSULSEL

MAKASSAR, RAKYATSULSEL.COM – Pemerintahan Presiden RI, Joko Widodo dan wakilnya Jusuf Kalla (JK) memasuki tahun ketiga tepat pada 20 Oktober 2017. Di tiga tahun jalannya pemerintahan Jokowi-JK ini pemerintah Provinsi Sulsel berharap perhatian lebih dari pusat, terutama dalam mengawal kemajuan infrastruktur di Sulsel.

Wakil gubernur Sulsel, Agus Arifin Nu’mang, disela kesibukannya, Jumat (20/10) kemarin, mengaku sejumlah proyek besar di Sulsel masih butuh perhatian lebih dari pemerintahan Jokowi-JK. Salah satunya proyek Kereta Api (KA) trans Sulawesi serta sejumlah proyek lainnya.

“Saya berharap,terutama kereta api harus selesai. Semua program infrastruktur secepatnya bisa selesai, supaya bisa berfungsi. Kalau tidak selesai juga nantinya tidak ada gunanya,” ujar Agus.

Progres proyek Kereta Api Makassar-Pare saat ini telah masuk pada pembahasan lahan tahap ke-III, yakni sepanjang 112 Km jalur penghubung antara kabupaten Barru hingga Kabupaten Maros.

Pada tahap ini Pemprov Sulsel melalui Dinas Perumahan Kawasan Pemukiman dan Pertanahan (DPKP2) Sulsel sedang mengkaji dan menetapkan identifikasi awal guna menetapkan jalur pembebasan lahan selanjutnya.

Pada tahap ke-III ini pula, Surat Ketetapan (SK) rencana penetapan lahan telah dikeluarkan dan akan mulai dihitung. Namun pemerintah juga harus tetap fokus pada tahap ke-II yang hingga saat ini masih dalam tahap negosiasi.

“Anggaran tahun ini, sebesar Rp 1,2 triliun akan difokuskan pada pembebasan lahan,” terang Agus AN.


div>