SELASA , 23 OKTOBER 2018

Hakim Belum Siap, Sidang Putusan ARB Ditunda

Reporter:

Irsal

Editor:

asharabdullah

Kamis , 19 April 2018 09:00
Hakim Belum Siap, Sidang Putusan ARB Ditunda

ILUSTRASI

MAKASSAR, RAKYATSULSEL.COM – Sidang pembacaan putusan terhadap terdakwa kasus dugaan korupsi penyimpangan dana sewa lods Pasar Pa’baeng-baeng yang melibatkan mantan Dirut PD Pasar Makassar Raya, Abdul Rahim Bustam (ARB), ditunda.

Humas Pengadilan Negeri Makassar, Bambang mengatakan sidang yang seharusnya digelar Kamis (18/4) ini terpaksa ditunda lantaran hasil putusan yang akan dibacakan ketua majelis hakim, Adhar masih sementara disempurnakan. Namun ia memastikan pekan depan sidang pembacaan putusan ini akan digelar.

“Saya sudah tanya Ketua Majelis Hakimnya, Adhar, bahwa memang rencana hari ini putusan Abdul Rahim Bustam, namun Majelis Hakim belum siap. Putusannya masih disempurnakan,” kata Bambang, Rabu (18/4).

Sementara itu salah satu Jaksa Penuntut Umum dalam kasus ini, Ahmad Yani mengungkapkan bahwa terdakwa ARB saat ini sedang sakit. Hal ini dibuktikan dengan adanya surat keterangan sakit yang dikirim ke Pengadilan Tipikor Makassar hari ini.

“Saya dapat info kalau terdakwa sedang sakit. Ia mengirimkan surat sakit hari ini,” kata Ahmad Yani.
Abdul Rahim Bustam merupakan terdakwa pada kasus dugaan korupsi penyimpangan dana sewa lods Pasar Pa’baeng-baeng. Ia menerima uang hasil sewa lods Pasar Pa’baeng-baeng dari saksi Laesa Andi Manggong dengan jumlah Rp120 juta.

ARB didakwa pasal 12 huruf a Undang-undang Nomor 31 tahun 1999 tentang Tindak Pidana Korupsi sebagaimana telah diubah dan ditambah dengan Undang-undang Nomor 20 tahun 2001 tentang Perubahan atas Undang-undang Nomor 31 tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi Jo pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHP. (*)


div>