RABU , 21 NOVEMBER 2018

Hakim Tipikor PN Minta JPU Panggil Paksa Bupati Sinjai

Reporter:

Editor:

asharabdullah

Selasa , 23 Mei 2017 18:53
Hakim Tipikor PN Minta JPU Panggil Paksa Bupati Sinjai

Bupati Sinjai, H Sabirin Yahya. foto: net

MAKASSAR, RAKYATSULSEL.COM – Ketua Majelis Hakim Tipikor Pengadilan Negeri Makassar, Bonar Harianja, meminta kepada Jaksa Penuntut Umum (JPU) Kejari Sinjai untuk memanggil dan menghadirkan paksa Bupati Sinjai, Sabirin yahya, dalam persidangan kasus korupsi APBD Pemkab Sinjai yang dihelat, Senin (22/5) kemarin

Menurut Bonar, Bupati Sinjai yang berstatus sebagai saksi dinilai memperlambat jalannya kasus persidangan pasalnya sudah dilakukan tiga kali pemanggilan.

“Kami minta saksi (Bupati Sinjai) dihadirkan pekan depan yaitu Senin, 29 Mei,” ucapnya.

Sementara itu, Anggota Majelis Hakim, Paelori, menuturkan bahwa ada mekanisme rujukan upaya pemanggilan paksa supaya digunakan oleh JPU. Sebab, jika tidak digunakan aturan tersebut menjadi percuma.

“Kan sudah ada ketentuannya dalam Pasal 24 UU nomor 31 tahun 1999 sebagaimana telah diubah dengan UU 20 tahun 2001. Lagipula juga ada ancaman pidananya,” kata Paelori.

Sebelumnya, Sekda Kabupaten Sinjai, Andi Taiyeb A. Mappasere didakwa karena mengetahui PNS Pemkab Sinjai ditahan oleh penegak hukum karena terlibat tindak pidana kejahatan jabatan dan korupsi, namun terdakwa tidak melaksanakan pengusulan untuk memberhentikan sementara mereka.

Selaku atasan, terdakwa juga tidak melaporkan hal tersebut kepada Bupati Sinjai atau pejabat pembina kepegawaian daerah kabupaten Sinjai perihal hukuman pidana yang telah dijatuhi dan dijalankan kesepuluh PNS Pemkab Sinjai itu.

[NEXT-RASUL]

Serta tidak menghentikan pemberian gaji dan tunjangan PNS tersebut padahal sudah tidak berhak. Akibat perbuatan Sekda Kabupaten Sinjai ini, negara mengalami kerugian sebesar Rp 1,3  miliar berdasarkan temuan Inspektorat Sinjai.


div>