SABTU , 23 JUNI 2018

Hakim Vonis Bebas 3 Terdakwa Kasus Pengadaan Alat Peraga SMK di Pangkep

Reporter:

Editor:

asharabdullah

Senin , 05 Juni 2017 22:53
Hakim Vonis Bebas 3 Terdakwa Kasus Pengadaan Alat Peraga SMK di Pangkep

Ilustrasi

MAKASSAR, RAKYATSULSEL.COM – Majelis hakim Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Makassar menjatuhkan vonis bebas terhadap tiga terdakwa kasus dugaan korupsi proyek pengadaan alat peraga Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) di Kabupaten Pangkep, Senin (5/6).

Ketiga terdakwa itu adalah pegawai Dinas Pendidikan Kabupaten Pangkep, yakni Andi Syamsuddin, Andi Bustanil dan bos CV Putra Wardana, Tubagus Hendrawan.

Ketua Majelis Hakim, M Ansar dalam putusannya menyatakan ketiga terdakwa tidak terbukti bersalah sebagaimana dalam dakwaan dan tuntutan Jaksa Penuntut Umum (JPU). “Menjatuhkan vonis bebas terhadap terdakwa,” ujar Ansar.

Kuasa hukum Tubagus Hendrawan, Yusuf Gunco mengatakan, “Alhamdulillah, klien saya Tubagus Hendrawan divonis bebas majelis hakim,” ujarnya.

Menurut Yugo–sapaan akrab Yusuf Gunco, vonis bebas tersebut menandakan rasa keadilan tetap ada, termasuk kepada kliennya. “Dari awal klien saya memang tidak bersalah. Hasil audit BPK tidak ada kerugian negara yang ditimbulkan,” jelasnya.

Dalam kasus ini, terdakwa diduga telah menyalahgunakan kewenangannya sehingga mengakibatkan kerugia negara sebesar Rp 249 juta.

Adapun kasus itu bermula atas adanya program pengadaan alat praktek buat sejumlah SMK di Pangkep pada 2014. Proyek tersebut bersumber dari dana APBD Kabupaten Pangkep melalui Dana Alokasi Khusus dan Dana Alokasi Umum sebesar Rp 1,275 miliar.

[NEXT-RASUL]

Sejumlah alat peraga yang dimaksud, antara lain alat las mekanik dan otomotif, alat teknik gambar bangunan, alat sekretaris dan administrasi perkantoran, alat teknik komputer dan jaringan dan alat kesehatan.


div>