SABTU , 21 JULI 2018

Hanura Dorong Mulyadi Tantang Iksan Iskandar di Pilkada Jeneponto

Reporter:

Editor:

hur

Kamis , 04 Februari 2016 13:45

JENEPONTO, RAKYATSULSEL.COM – Musyawarah cabang (Muscab) ke II DPC Partai Hanura Jeneponto, resmi dibuka wakil Ketua DPD Hanura Sulsel, Burhanuddin Baso Tika, Kamis (4/2).

Muscab yang digelar wisata puncak Toengan, Kelurahan Bontorannu, Kecamatan Bangkala, dihadiri sejumlah pengurus DPD Hanura Sulsel, dan Wakil Bupati Jeneponto Mulyadi Mustamu.

Wakil Ketua DPD Hanura Sulsel Burhanuddin Baso Tika mengatakan, dari 13 jadwal muscab DPC Partai Hanura di Sulsel, baru dua DPC yang selesai. Yakni DPC Hanura Selayar dan DPC Hanura Takalar.

Jeneponto menjadi yang ketiga yang melaksanakan muscab, kata Burhanuddin Baso Tika. “Dua DPC sudah selesai muscab, tinggal kita menunggu hari ini,” kata Burhanuddin.

Dikatakan, Hanura Jeneponto saat ini sudah mengalami kemajuan. Pada ada pengurusan periode pertama, kata Burhanuddin, Hanura hanya mampu mendapatkan 3 kursi di DPRD. Pada periode kedua kepengurusan di bawah kendali Sonny Sallatuh, pada pemilihan legislatif 2014 lalu, Hanura Jeneponto berhasil mendapat empat kursi dan membentuk satu fraksi di DPRD Jeneponto.

Untuk ke depan, Burhanuddin menegaskan bahwa dalam rangka pilkada mendatang, Partai Hanura Jeneponto tidak akan mengusung calon Bupati dari luar partai. “Kita harus mengusung calon dari dalam Partai. Untuk apa kita usung calon luar partai, kalau di internal partai ada calon kuat kita,” tegasnya.

Karena itu, Burhanuddin meminta seuruh kader Hanura agar segera menentukan figur calon bupati Jeneponto, dimulai dari sekarang. “Partai Hanura jangan suka terlambat mengusung calon Bupati. Kita harus lebih awal mengusung calon Bupati,” ujarnya.

Burhanuddin sendiri lalu meminta kepada Wakil Bupati Jeneponto Mulyadi Mustamu, agar maju sebagai calon Bupati. Dia menyebutkan bahwa Hanura Jeneponto sudah bisa mengusung calon bupati, karena memiliki empat kursi di DPRD Jeneponto.

“Saya mengingatkan jika bupati sekarang ini, program pembangunan tidak menyentuh ke masyarakat bawah. Maka Wakil Bupati harus menantangnya di Pilkada Jeneponto mendatang. Pak Mulyadi Mustamu harus bisa menantang bupati, maju di Pilkada, bila program pembangunan tidak terlaksana dengan baik di masyarakat,” ujar Burhanuddin.

Sementara itu, Wakil Bupati Jeneponto Mulyadi Mustamu yang terpilih secara aklamasi sebagai ketua DPC pada Muscab ke II mengatakan, masih banyak figur calon bupati di Partai Hanura Jeneponto. “Biarkan partai berjalan bagaikan arus air, di mana air itu singgah, maka disitulah calonnya,” ujar Mulyadi Mustamu.

Dia mengatakan, terlalu dini untuk berbicara pilkada. “Biarkan saya dulu bekerja membesarkan partai dan membangun daerah ini bersama Bupati. Program saya membesarkan partai agar menjadi pemenang pemilu tahun mendatang,” ujarnya.


div>