Hanura Sulsel Gelar Rapimda, Pengurus Lama Patut Was-was

Pelaksana Tugas (Plt) Hanura Sulsel, Bahar Ngitung melakuakn salam komando bersama pengurus Hanura, setelah menggelar konferensi pers di kantor baru Hanura Sulsel, Jalan Jenderal Sudirman, Jumat, (19/5). Foto : Iskanto/RakyatSulsel.

MAKASSAR, RAKYATSULSEL.COM – Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Hanura Sulsel akan menggelar Rapat Pimpinan Daerah (Rapimda) untuk menentukan arah kebijakan partai. Khususnya tentang pelaksanaan  Musyawarah Daerah Luar Biasa (Musdalub). Dimana, pada Mudaslub nanti akan dilakukan untuk mencari Ketua definitif DPD Hanura Sulsel dan strukturnya.

Hal itu diungkapkan, Pelaksana Tugas (Plt) Hanura Sulsel, Bahar Ngitung saat menggelar konferensi pers di kantor baru Hanura Sulsel, Jalan Jenderal Sudirman, Jumat, (19/5).

Obama –sapaan akrab Bahar Ngitung menjelaskan, Rapimda ini adalah bagian dari konsolidasi untuk mempersatukan kembali kader serta membesarkan Hanura. Dimana, lanjut Obama, Hanura juga dapat menjadi partai yang diperhitungkan dalam memenangkan Pilkada di Sulsel 2018 mendatang.

Selain itu juga, kata Obama, pada Rapimda nanti akan dibahas mekanisme perekrutan dan menentukan kandidat bakal calon Gubernur, Walikota , serta Bupati di Pilkada serentak mendatang. Serta, pihaknya juga akan mengevaluasi 24 pengurus DPC se Sulsel dan pengurus DPD Sulsel.

“Kita berharap seluruh 14 DPC akan hadir, karena ini Rapimda itu tujuanya dalah menentukan arah kebijakan dianggap sangat penting,” ungkapnya.

“ini adalah bagian dari konsolidasi kader semua untuk bersatu kembali datang dan membesarkan partai ini. Supaya partai ini bisa menjadi partai yang diperhitungkan dan menjadi partai pemenang di Sulsel,” lanjut Obama.

Lebih lanjut, Ia menjelaskan, seusai pelaksanaan Rapimda akan digelar Musdalub untuk menentukan Ketua definitif DPD Hanura yang mempunyai kemampuan  membawa Hanura sebagai partai pemenang di Sulsel.

[NEXT-RASUL]

“Prinsip  partai agar bagaimana seluruh usungan bisa dimenangkan Hanura yang bertumpuh pada elektabiltas dan keinginan rakyat karena dengan cara seperti itu bisa menarik simpati masyarakat,” jelasnya.

Saat ditanya terkait kehadiran beberapa pengurus lama pada Rapimda nanti. Anggota Dewan Perwakilan Daerah (DPD) RI ini mengancam akan memecat kader yang tidak hadir. Pasalnya, ia menilai apabila kader atau pengurus lama yang tidak hadir menandakan tidak patuh terhadap perintah partai. Bahkan, kata dia, termasuk yang berstatus legislator sekalipun

“Saya tidak melihat siapa orangnya. Siapapun yang tidak sejalan dengan instruksi partai silakan minggir,” tegasnya.

Dimana sebelumnya, mantan Ketua DPD Hanura Sulsel Ambo Dalle, mengaku keberatan dan telah melayangkan surat keberatan ke DPP untuk mencari tahu alasan dirinya diganti. Pergantian dirinya dianggap tanpa dasar dan alasan jelas.

“Perhari ini (kemarin) sementara dibahas dii dewan kehormatan. Bahkan saya juga dalam persiapan melakukan gugatan di pengadilan negeri,” jelasnya.

Menurut Ambo Dalle, perlakuan terhadap dirinya tidak berdasarkan dengan aturan. Itulah mengapa ia menggugat ke pengadilan negeri. ” Karena saya melihat terjadi kesewenangan-wenangan dalam hal ini,” tutup mantan Anggota DPRD Sulsel.