MINGGU , 19 AGUSTUS 2018

Hardiknas, Momentum TP Jadikan Parepare Merchusuar Pendidikan

Reporter:

Editor:

Ridwan Lallo

Rabu , 02 Mei 2018 19:01
Hardiknas, Momentum TP Jadikan Parepare Merchusuar Pendidikan

int

– Ucapkan Selamat Hardiknas Meski Tengah Dililit Ujian Bertubi-tubi

PAREPARE, RAKSUL.COM- Hari ini, 2 Mei 2018 diperingati sebagai Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) sebagai bentuk perayaan hari lahir tokoh pelopor pendidikan Ki Hajar Dewantara yang diperingati setiap 2 Mei setiap tahunnya. 

Berbicara Hardiknas di Parepare tak lepas dari sosok Taufan Pawe (TP). Kepedulian TP di dunia pendidikan ditunjukkan dalam masa jabatan empat tahun lebih sebagai Wali Kota Parepare. Sumbangsih di dunia pendidikan tak hanya bualan semata, tetapi bukti nyata, bak Ki Hajar Dewantara. 

Tak sedikit sumbangsih TP dalam memajukan kualitas pendidikan di Parepare. Penyediaan biaya transportasi gratis misalnya. Para siswa yang tak mampu, disiapkan transportasi gratis pulang dan pergi ke sekolah. Program ini diterapkan TP di awal menjabat sebagai Wali Kota Parepare.

Disusul inovasi penyediaan bus gratis yang refresentatif. Bus dengan tempat duduk nyaman yang dilengkapi dengan AC, menyasar hingga pelosok, dan membuat siswa nyaman ke sekolah. Orangtua siswa pun tak lagi terbebani dengan biaya transportasi ke sekolah untuk anak-anaknya.

Tak hanya itu, TP juga menginisiasi lahirnya Institut Teknologi Habibie (ITH), perguruan tinggi berstatus negeri yang akan hadir di daerah Bilalangnge, Kecamatan Bacukiki. Institut ini kini dalam tahap pembebasan lahan atau proses pelaksanaan.

Sementara, untuk beasiswa. TP tak hanya memerhatikan pelajar tingkat SD maupun SMP. Namun mahasiswa S1 hingga S3 disiapkan beasiswa yang nominalnya mengalami peningkatan setiap tahun. 

Melalui tangan dingin TP, kualitas pendidikan di Parepare kini diakui. Tak hanya skala regional, namun juga nasional. TP mampu menghadirkan perusahaan Jepang bekerjasama dalam mengaplikasikan cara pembelajaran terbaik melalui program ‘Gakken After School’. 

Banyak bukti otentik yang membuktikan kualitas pendidikan di Parepare meningkat dibanding sebelumnya. Salah satunya, di Sulsel Parepare selain Kota Makassar merupakan Pilot Project pelaksanaan Ujian Nasional Berbasis Kompetensi (UNBK). Selain itu, Guru di Parepare juga tercatat sebagai peraih nilai Uji Kompetensi Guru (UKG) tertinggi di Sulawesi Selatan.

TP yang dijuluki warga Tonrangeng sebagai Bapak Perubahan ini, tak hanya memprioritaskan kecerdasan intelektual siswa. Namun, juga kecerdasan spritual dan emosional. Jelang Ujian Nasional (UN), para pelajar SMP diwajibkan mondok di Pesantren untuk pengembangan ilmu agama atau pendidikan karakter. 

Ke depan Taufan yang kini maju kembali sebagai calon Wali Kota Parepare berpasangan dengan Pangerang Rahim berkomitmen lebih dalam memajukan kualitas pendidikan di Parepare. Tak hanya seragam sekolah gratis, namun juga beasiswa, buku, dan sejumlah program unggulan lainnya, demi mewujudkan Parepare sebagai ‘Merchusuar Pendidikan’.

Meski dililit sejumlah masalah yang kini menguji kesabaran dan ketegaran paslon nomor urut satu ini, namun Taufan Pawe tetap meluangkan waktu mengucapkan selamat hari pendidikan nasional.

“Saya mengucapkan selamat Hari Pendidikan Nasional. Saya dan Pak Pangerang Rahim berkomitmen menjadikan momentum Hardiknas sebagai semangat untuk bekerja lebih baik lagi demi kualitas pendidikan di kota yang kita cintai bersama,” ujar Taufan Pawe.(*)


div>