RABU , 23 MEI 2018

Hardiknas, Parepare Makin Peduli Pendidikan

Reporter:

Editor:

Niar

Selasa , 02 Mei 2017 17:16
Hardiknas, Parepare Makin Peduli Pendidikan

Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kota Parepare, Anwar Saad.

PAREPARE, RAKYATSULSEL.COM – Memperingati Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas), Pemerintah Kota (Pemkot) melalui Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Parepare, terus menunjukkan kepeduliannya dalam dunia pendidikan, melalui program-program peduli dibidang pendidikan yang digenjot pelaksanaannya.

Kepala Disdik Parepare, Anwar Saad, mengatakan, kepedulian pemerintah dalam dunia pendidikan di Kota kelahiran BJ. Habibie tersebut, diwujudkan melalui beberapa program di antaranya, pemberian bantuan beasiswa bagi pelajar Sekolah Dasar (SD) maupun Sekolah Menengah Pertama (SMP).

Anwar menjelaskan, untuk mahasiswa diberikan bantuan beasiswa kepada mahasiswa yang sementara dalam proses semester tiga dan empat, masing-masing sebesar Rp3 juta untuk dua semester. Sedangkan, tambahnya, bagi mahasiswa yang tengah penyelesaian Studi, diberikan masing-masing sebesar Rp1,2 juta per-orang. Hanya saja, jelasnya, harus memenuhi syarat yang telah ditentukan.

Anwar mengemukakan, kepedulian terhadap guru yang berprestasi, diberikan bantuan beasiswa untuk melanjutkan pendidikan di tingkat Strata Dua (S2) dan Strata Tiga (S3). Bahkan, bebernya, pemerintah juga telah mengirim beberapa guru untuk menempuh pendidikan di negeri Jepang, untuk ditingkatkan kualitasnya.

“Pendidikan saat ini, merupakan proses yang jauh dari harapan kita. Namun, kita berjalan dengan kondisi optimis, dan apa yang telah dilakukan tentu ada lompatan-lompatan untuk kemajuan yang lebih baik,” katanya, Selasa (02/05/2017).

Anwar menerangkan, saat ini pihaknya memacu pendidikan karakter bagi generasi penerus bangsa di Parepare, melalui program peduli pesantren dengan menanamkan integritas kepada anak didik. Selain itu, tuturnya, sarana dan prasarana diberikan perhatian, supaya bisa dimanfaatkan dan digunakan bagi anak didik, untuk belajar dengan baik yang memenuhi standar

“Kualitas pendidikan kami coba pacu dengan dua dimensi yaitu, pendidikan keluarga dan sekolah. Pendidikan sekolah tidak mungkin diandalkan sepenuhnya. Sehingga, pembinaan keluarga juga penting untuk diimplementasikan di sekolah. Kami juga tak luput dalam meningkatkan kualitas para pendidik, supaya berdampak pada kualitas anak didik,” jelasnya.

Sementara, Wali Kota Parepare, HM. Taufan Pawe, memaparkan, pendidikan merupakan program prioritas dan menjadi perhatian pemerintah. Sehingga, kata dia, berbagai upaya terus dilakukan pemerintah untuk meningkatkan mutu pendidikan di Parepare, dan melahirkan generasi-generasi yang berkualitas secara akademik, disertai dengan memiliki akhlak yang mulia.

“Anak-anak kami harus diberikan bekal yang cukup sejak dini, maka dari itu kami akan terus memperhatikan kebutuhannya, melalui program-program peduli terus kami laksanakan, begitupun dengan tenaga pengajarnya,” ungkapnya.

Terpisah, Sekretaris Komisi II Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Parepare, Muh. Yusuf Nonci, menuturkan, pihaknya mengapresiasi kepedulian pemerintah terhadap dunia pendidikan di Parepare. Hanya saja, kata dia, Disdikbud harus memastikan, anak-anak di Parepare tidak ada yang putus sekolah dalam usia yang masih harus belajar.

“Pemberian pendidikan kepada warga merupakan amanah undang-undang. Sehingga, harus menjadi perhatian penuh bagi Disdikbud sebagai instansi penyelenggara pendidikan,” tandasnya. (luk)


Tag
div>