SENIN , 22 OKTOBER 2018

Hardiman Minta Sanggar Seni Saribattangta Jangan Berhenti Berkarya

Reporter:

Editor:

Lukman

Sabtu , 29 September 2018 22:32
Hardiman Minta Sanggar Seni Saribattangta Jangan Berhenti Berkarya

int

JENEPONTO, RAKYATSULSEL.COM – Hardiman J Rewa merupakan politisi muda yang dikenal sangat dekat dengan kaum milenial. Ia sangat perhatian terhadap pengembangan bakat anak-anak muda di Jeneponto.

Hal tersebut terlihat saat Calon Anggota Legislatif (Caleg) Partai Persatuan Pembangunan (PPP) ini menghadiri pelantikan pengurus Sanggar Seni Saribattangta, di Lingkungan Mannuruki, Kelurahan Bonto Tangnga, Kecamatan Tamalatea, Sabtu (29/9). Pelantikan sanggar seni yang mengusung tema Merajut Passarebatangan Lewat Seni dan Budaya ini dihadiri tokoh pemuda, yang tergabung dari beberapa sanggar seni, serta seluruh lapisan masyarakat Kecamatan Tamalatea.

Hardiman menyampaikan, kegiatan kepemudaan ini perlu diapresiasi dengan baik. Karena, melalui seni kita bisa menyatukan segala lapisan masyarakat, khususnya dalam bidang kepemudaan.

“Saya tidak mau melihat bahwa setelah acara pelantikan ini, sanggar seni ini fakum. Saya mau melihat satu gebrakan atau kegiatan yang bisa kita jadikan sebagai karya,” ujarnya.

Untuk menghasilkan satu karya, menurut Hardiman, perlu kerja keras dan kerjasama yang baik dari anggota sanggar seni itu sendiri. Ia mengharapkan, kepemudaan Jeneponto kedepan dalam bentuk seni dan budaya bisa juga dikenal oleh seluruh lapisan masyarakat Sulsel, dan Indonesia pada umumnya dalam karya yang bisa diapresiasi.

“Dengan hadirnya sanggar seni ini, sudah da wadah untuk berkreasi bagi pemuda yang di Jeneponto, khususnya di wilayah Mannuruki ini,” tutur Hardiman, dimana Tamalatea dan Bontoramba merupakan daerah pemilihannya.

Sementara, Ketua Umum Sanggar Seni Saribattangta, Abdul Aziz, berharap, para pecinta seni yang ada di Jeneponto mendapat perhatian dari pemerintah. Khususnya, support dan fasilitasi, sehingga bisa menghasilkan karya-karya seni yang bisa dinikmati secara luas.

Dalam acara tersebut, sanggar seni ini menampilkan Tari Empat Etnis, yakni Makassar, Bugis, Toraja, dan Mandar. (*)


div>