JUMAT , 16 NOVEMBER 2018

Harga Cabai Makin Pedas

Reporter:

Nhera

Editor:

Lukman

Senin , 02 April 2018 20:26
Harga Cabai Makin Pedas

Salah satu pedagang cabai di Pasar Terong Makassar. Dok. RakyatSulsel

MAKASSAR, RAKYATSULSEL.COM – Harga cabai rawit di sejumlah pasar tradisional di Kota Makassar melonjak tajam. Kenaikan ini disebut dipicu oleh minimnya pasokan dan jelang bulan suci Ramadhan.

Salah seorang pedagang di Pasar Daya Makassar, Endang mengatakan, harga cabai rawit mencapai Rp45.000 per kg, menyusul cabai keriting dan cabai besar dengan harga Rp36.000 per kg. Komoditas ini mengalami kenaikan harga hingga 100 persen dari sebelumnya Rp 20.000 per kg.

“Cabai naik drastis satu minggu belakangan ini, mungkin karena sudah dekat bulan suci ramadhan,” ungkapnya, Senin (2/3).

Tak hanya itu, harga bawang merah dan bawang putih juga ikut naik, dari harga Rp25.000 naik ke Rp32.000.

“Kenaikan cabai ini memicu keluhan dari masyakarat, hampir semua kebutuhan bahan makanan sehari-hari naik,” ungkapnya.

Sementara, Salah satu pedagang di Pasar Terong Makassar, Mado Dg Ngawing menyebutkan, untuk semua jenis cabai naik Rp40.000 per kg, dia mengaku kenaikan cabai ini dipicu karena stok cabai mulai berkurang.

“Cabai naik dari harga Rp15.000 naik hingga Rp40.000, kenaikan ini dikarenakan mungkin stok cabai mulai berkurang,” bebernya.

Dari pantauan Rakyat Sulsel, kebutuhan bahan pokok hampir semua naik diantaranya bawang putih, bawang merah, dan jenis sayuran lainnya. Namun berbanding terbalik dengan harga beras dan telur, khusus beras ada penurunan harga Rp20.000 per karungnya untuk semua merek beras.

“Harga beras turun dari Rp270.000 turun ke Rp250.000 perkarungnya. biasanya akan kembali naik jelang beberapa hari masuk bulan suci Ramadhan, begitupun dengan harga telur,” ungkap Edo salah satu pedagang beras di pasar terong. (*)


div>