JUMAT , 16 NOVEMBER 2018

Harga Cabai Melonjak Tajam

Reporter:

Nhera

Editor:

asharabdullah

Selasa , 03 April 2018 12:00
Harga Cabai Melonjak Tajam

Salah satu pedagang cabai di Pasar Terong Makassar. Dok. RakyatSulsel

MAKASSAR, RAKYATSULSEL.COM – Harga cabai rawit di sejumlah pasar tradisional di Kota Makassar melonjak tajam. Kenaikan ini disebut dipicu minimnya pasokan dan jelang bulan suci Ramadhan.

Salah seorang pedangang di Pasar Daya Makassar, Endang, mengatakan, harga cabai rawit mencapai Rp45.000 per Kilogram (Kg), menyusul cabai keriting dan cabai besar dengan harga Rp36.000 per Kg. Komoditas ini mengalami kenaikan harga hingga 100 persen dari sebelumnya Rp20.000 per Kg.

“Cabai naik drastis satu minggu belakangan ini, mungkin karena sudah dekat bulan suci Ramadhan,” ungkapnya, Senin (2/3) kemarin.

Tak hanya itu, harga bawang merah dan bawang putih juga ikut naik, dari harga Rp25.000 naik ke Rp32.000. “Kenaikan cabai ini memicu keluhan dari masyakarat, hampir semua kebutuhan bahan makanan sehari-hari naik,” ungkapnya.

Sementara, salah satu pedangang di Pasar Terong Makassar, Mado Dg Ngawing, menambahkan, untuk semua jenis cabai naik Rp40.000 per Kg. Menurutnya, kenaikan cabai ini dipicu karena stok cabai mulai berkurang.

“Cabai naik dari harga Rp15.000 naik hingga Rp40.000. Kenaikan ini dikarenakan mungkin stok cabai mulai berkurang,” bebernya.

Dari pantauan Harian Rakyat Sulsel, kebutuhan bahan pokok hampir semua naik diantaranya bawang putih, bawang merah, dan jenis sayuran lainnya. Namun, berbanding terbalik dengan harga beras dan telur, khusus beras ada penurunan harga Rp20.000 per karungnya untuk semua merek beras.

“Harga beras turun dari Rp270.000 turun ke Rp250.000 per karungnya. Biasanya akan kembali naik jelang beberapa hari masuk bulan suci Ramadhan, begitupun dengan harga telur,” ungkap Edo salah satu pedangang beras di Pasar Terong Makassar. (*)


div>